Daihatsu Indonesia Tegaskan Produknya Tetap Aman dan Tidak Terdampak Kasus Global

Sri Agung Handayani, Marketing Director & Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, menjelaskan untuk produksi Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak terhadap masalah di global ini.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Daihatsu Indonesia Tegaskan Produknya Tetap Aman dan Tidak Terdampak Kasus Global
All New Toyota Agya dan Agya GR Sport. ©2023 Merdeka.com

Pada akhir April lalu, Daihatsu Motor Co Ltd (DMC), anak usaha Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan kesalahannya dalam tahapan tes tabrakan samping beberapa model kendaraan yang dipasarkan dengan merek Toyota.

Dalam rilis resminya, DMC menyebutkan model kendaraan yang mengalami kesalahan di tes tabrakan samping itu mencapai 88.123 unit.

Salah satu model yang disebutkan adalah Toyota Agya yang rencananya diproduksi di Indonesia pada Juni 2023. Model ini akan dipasarkan untuk pasar ekspor: Ekuador di Amerika Latin. Karena baru rencana, maka volume uint kendaraan yang terdampak nihil.

Informasi ini pun mendapat tanggapan dari Daihatsu Indonesia, karena disebutkan dalam keterangan pers induk usahanya tersebut.

Sri Agung Handayani, Marketing Director & Corporate Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, menjelaskan untuk produksi Daihatsu yang dipasarkan di Indonesia tidak terdampak terhadap masalah di global ini.

"Jadi pelanggan tetap dapat menggunakan kendaraan dengan aman dan nyaman," ujar Sri Agung dalam rilisnya, Jumat (5/5).

Dari 88.123 unit kendaraan terdampak itu melibatkan dua model kendaraan, yakni Toyota Yaris Ativ yang diroduksi Agustus 2022 di Thailand atau Malaysia. Jumlah unit terdampak 76.289 unit yang sudah beredar di pasar Thailand, Meksiko, negara-negera di Teluk Arab.

Model kedua, Perodua Axia dengan jumlah terdampak 11.834 unit. Model ini diproduksi Februari 2023 di Malaysia dengan tujuan pasar Malaysia.

Rekomendasi