Berkat Kijang Innova Hybrid, Pasar Mobil Elektrifikasi Toyota Naik 130 Persen

Laju ini berkat kehadiran kendaraan battery electric vehicle (BEV) Toyota pertama di Indonesia, yakni bZ4X yang diluncurkan pada November lalu. Dilanjutkan kendaraan hybrid produksi lokal pertama: All New Kijang Innova Zenix.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Berkat Kijang Innova Hybrid, Pasar Mobil Elektrifikasi Toyota Naik 130 Persen
All New Toyota bZ4X BEV.. ©2022 Merdeka.com

Meski kompetisi kian sengit, Toyota Indonesia masih menjadi pemain No 1 di pasar otomotif nasional pada tahun lalu.

Volume wholesales (penjualan dari pabrikan ke diler) tercatat 331.410 unit, naik sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya. Toyota memimpin dengan pangsa pasar 31,6 persen, seperti dalam rilisnya pada Selasa (24/1).

Model MPV masih model terbesar di sini, melalui model Avanza, Veloz, dan Kijang Innova termasuk All New Kijang Innova Zenix.

Bagaimana model lain seperti model elektrifikasinya?

PT Toyota-Astra Motor melaporkan terjadi tren positif pada penjualan kendaraan elektrifikasinya pada tahun lalu.

Total wholesales-nya mencapai 4.463 unit. Naik 130 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 1.935 unit.

Laju ini berkat kehadiran kendaraan battery electric vehicle (BEV) Toyota pertama di Indonesia, yakni bZ4X yang diluncurkan tahun lalu. Dilanjutkan kendaraan hybrid produksi lokal pertama: All New Kijang Innova Zenix.

Sedangkan model lainnya, antara lain Camry Hybrid, C-HR Hybrid, Corolla Cross Hybrid, dan Corolla Altis Hybrid.

Sedangkan untuk model merek Gazoo Racing (GR), Toyota berusaha untuk selalu menghadirkan excitement yang maksimal bagi motorsport enthusiast di Indonesia. Secara angka, tahun lalu komposisi penjualannya secara rata-rata mencapai hampir 72 persen.

Untuk merek GR, Toyota memiliki beberapa model, antara lain GR Supra, GR 86, Land Cruiser GR Sport, dan sebagainya.

Perlu diketahui, harga ketiga mobil tersebut mulai Rp 956 jutaan (GR 86) dan Rp 2,5 miliar (Land Cruiser GR Sport). Sementara GR Supra dibanderol Rp 2,1 miliar.

Rekomendasi