Dua Raksasa di Balik Strategi Citroen Kembali ke Pasar Indonesia, Diumumkan Hari Ini!

Kembalinya Citroen di Indonesia akan diumumkan secara resmi di Jakarta pada hari ini, Selasa (4/10), seperti undangan yang diterima merdeka.com.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Dua Raksasa di Balik Strategi Citroen Kembali ke Pasar Indonesia, Diumumkan Hari Ini!
Citroen C4 Cactus. © Otosia.com

Siapa yang mengenal merek otomotif asal Prancis, Citroen?

Sekadar mengingatkan, mobil Citroen terkenal belakangan di Indonesia berkat aksi "terbang" pembalap Sean Gelael di Sirkuit Meikarta, CIkarang, Bekasi, satu tahun lalu.

Mobil reli Citroen C3 R5 yang dibawa Sean bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo itu akhirnya hilang kendali saat mendarat sehingga gagal menyelesaikan lomba.

Tahun ini Citroen mencoba peruntungannya kembali di Indonesia setelah "cabut" pada era 1990-an.

Kembalinya Citroen di Indonesia akan diumumkan secara resmi di Jakarta pada hari ini, Selasa (4/10), seperti undangan yang diterima merdeka.com.

"Tahun 2022 ini akan menjadi tonggak baru kehadiran Citroën di Indonesia. Sebagai brand yang kuat, Citroën akan menjalin kerja sama dengan perusahaan otomotif ternama di Indonesia yaitu Indomobil Group," demikian tertulis dalam undangannya.

Ya, tak tanggung-tanggung Citroen reborn di Indonesia menggandeng Indomobil Group, raksasa bisnis milik keluarga Soedono Salim.

Kelompok usaha besar ini mengelola merek-merek otomotif dunia: Audi, VW, Suzuki, KIA, Nissan, dan beberapa merek kendaraan niaga seperti Hino, Volvo Truck, dan Renault Trucks.

Sedangkan Citroen kini dikelola oleh kelompok usaha otomotif global bernama Stellantis N.V, hasil merger Peugeot S.A dengan Fiat Chrysler Automobiles N.V pada 16 Januari 2021.

Saat ini Stellantis memiliki merek Abarth, Alfa Romeo, Chrysler, Citroen, Dodge, DS Automobiles, Fiat, Jeep, Lancia, Maserati, Opel, Peugeot, Ram, Vauxhall, Free2move, dan Leasys.

Stellantis pun menjadi pabrikan otomotif terbesar No 4 di dunia secara volume, setelah VW Group, Toyota, dan General Motors (GM).

Menurut laman resmi stellantis.com, per Juni 2022, penjualan Stellantis N.V mencapai 2,93 juta unit kendaraan di seluruh dunia. Pendapatan usahanya tercatat 87,9 miliar euro dengan profit 7,9 miliar euro.

Menarik ditunggu kerja sama seperti apa antara Citroen dan Indomobil Group di Indonesia!

Rekomendasi