Blackvue, produsen dashcam ternama global, merilis produk anyar dengan terobosan terkini yang didukung fitur kecerdasan buatan (AI). Alhasil, dashcam ini mampu memantau pengemudi dan memberikan peringatan ketika pengemudi mengantuk atau tidak fokus saat berkendara.
Teknologi ini sangat penting karena biasanya dashcam hanya digunakan sebagai alat bukti jika terjadi suatu kejadian. Namun, dengan teknologi driver monitoring system (DMS), maka kejadian (kecelakaan) itu sangat berpotensi bisa dicegah.
Data Komite National Keselamatan Transportasi (KNKT) mencatat, sekitar 80 persen kecelakaan di tol akibat mengantuk dan letih. Berdasarkan data pengelola jalan tol, 52 persen terjadi akibat kurang antisipasi (tidak fokus, tidak jaga jarak, dan overspeeding), sementara faktor pengemudi mengantuk sebesar 45 persen.
Dengan inovasi terbaru, Blackvue akhirnya meluncurkan produk anyar, yakni DR750X-3CH DMS Plus untuk mengatasi permasalah kecelakaan lalu lintas di Indonesia.
Apa istimewanya fitur DMS ini?
Selain berfungsi memberikan peringatan ketika pengemudi mengantuk dan tidak fokus, Blackvue juga punya fitur-fitur lain, seperti peringatan saat overspeeding, membelok tajam, rem mendadak, dan akselerasi tiba-tiba.
Dengan teknologi terbaru ini, diharapkan pengguna Blackvue bukan hanya mendapatkan bukti jika terjadi kejadian, tapi juga bisa dilakukan pencegahan dan selalu selamat di perjalanan.
DR750X-3CH DMS Plus adalah dashcam tiga channel dengan konektivitas cloud. Kedua kamera depan dan belakang menggunakan lensa Sony Starvis untuk menghasilkan kualitas gambar terbaik di kondisi cahaya apa pun baik terang maupun gelap.
Kamera monitor-pengemudi merekam dan mendeteksi tanda-tanda mengantuk atau tidak konsentrasi dalam mengemudi dan mengingatkan saat itu juga. Kemudian dilengkapi infrared LED untuk pemantauan siang dan malam. Dashcam tersembunyi ini juga dilengkapi dengan built in GPS untuk merekam kecepatan mobil dan menyimpan lokasi mobil, Wi-Fi, dan parking mode bawaan melalui pemasangan kabel yang sudah disertakan. Dukungan cloud via Wi-Fi hotspot atau optional modul USB plug-in LTE.
Rudy Ham, Direktur Pemasaran Dashcam Blackvue, mengatakan Blackvue akan selalu terus ber innovasi dan dengan teknologi AI, kami selalu memberikan fitur-fitur safety yang terbaik untuk menjamin keselamatan pengguna Blackvue yang tersebar di seluruh dunia.
"Blackvue sangat mudah dipasang. Cukup letakkan di belakang kaca spion tengah mobil sehingga tidak menghalangi pandangan. Ketika selesai dipasang, Anda bisa membiarkan dan melupakan dengan mengetahui bahwa blackvue selalu bisa diandalkan untuk merekam terus menerus," ujar Rudy dalam rilisnya, kemarin.
Advertisement
Untuk tipe terbaru ini, Blackvue juga menghadirkan fitur terbaru: Seamless Pairing. Jadi ponsel pintar Anda bisa terkoneksi ke dashcam Blackvue dengan mudah dan menyenangkan. Tinggal ikuti petunjuk singkat pada layar ponsel, maka Anda segera terhubung ke Blackvue tanpa ribet dan tidak memerlukan pengetahuan teknis.
Menariknya, ada fitur baru lainnya yang sangat penting: Native Parking mode, untuk fungsi parkir yang terintegrasi dengan unit Blackvue. Anda tinggal menghubungkan kabel bawaan dengan mobil Anda, maka Anda bisa memantau mobil ketika berada di tempat parkir maupun di pinggir jalan.
Untuk menghemat baterai mobil juga, fungsi parkir ini dilengkapi dengan pengaturan waktu. Jadi Anda bisa mengatur unit Blackvue untuk memantau selama 1 jam, 2 jam atau lebih pada saat parkir. Misalnya mobil dibawa ke mal, maka Anda bisa menyesuaikan pengaturan waktu pemantauannya saat parkir selama 1-2 jam.
Dengan penambahan modul modem CM100-LTE atau melalui hotspot, Blackvue DR750X-3CH DMS Plus bisa terkoneksi dengan cloud dan diakses dari manapun Anda berada dan melihat secara live kabin mobil.
Nah, bila tertarik, Blackvue DR750X-3CH DMS Plus dibandrol Rp 11,09 juta per unit.