Daihatsu Rocky adalah SUV kompak dan produk kelima hasil kolaborasi Daihatsu dan Toyota di Indonesia.
Menariknya, varian mesin 1.2L hanya ada satu di dunia, yakni di Indonesia. Pasalnya, versi 1.2L ini memang khusus dikembangkan untuk pasar otomotif Indonesia, sedangkan versi global hanya menyediakan mesin 1.0L Turbo.
Namun, banyak orang masih beranggapan mesin 1.2L di Daihatsu Rocky sama dengan mesin yang dipakai Daihatsu Ayla dan Sigra. Ini keliru, karena Rocky 1.2L menggunakan mesin baru bertipe WA-VE dan 3 silinder. Bukan mesin yang digunakan Ayla-Sigra yang mesin bertipe 3NR-VE dan 4 silinder.
"Teknologi mesin ini baru dan berbeda dari mesin Sigra dan sudah kami buktikan," kata Audi Tarantini, R&D Testing Department Head PT Astra Daihatsu Motor, di acara Media Test Drive di Karawang, Jawa Barat, Selasa (5/10).
Menurut Audi, mesin Rocky 1.2L benar-benar baru meski 3 silinder, sehingga performa dan konsumsi bahan bakarnya juga lebih baik dibandingkan mesin berkapasitas sama (1.2L) dan 4 silinder yang dipakai Daihatsu Sigra.
Kami menghimpun fakta-fakta seputar mesin baru Rocky 1.2L untuk Anda:
1. Mesin WA-VE didesain lebih kompak dan efisien. Dengan dimensi lebar 360 milimeter dan tinggi 540, beratnya hanya 65 kg. Bandingkan dengan mesin 3NR-VE yang dipakai Sigra yang berbobot 75 kg.
2. Desain dan rekayasa mesin WA-VE ini mampu membuat mesin ini berbobot lebih ringan 10 kg dari mesin 3NR-VE. Ini dimungkinkan karena beberapa komponen ditiadakan seperti pengurangan satu ruang bakar menjadi 3 silinder, balance shaft, dan sebagainya.
3. Mesin baru Rocky ini direkayasa memiliki 3 silinder ketimbang 4 silinder. Akibat ruang bakar berkurang satu tersebut, maka konsumsi bahan bakarnya lebih hemat.
Menurut riset tim R&D ADM, pada kecepatan 60 km per jam, konsumsi bensin Rocky 1.2L mencapai 30 km per liter. Bila kecepatannya 80 km per jam konsumsinya 28,2 km per liter, dan bila 100 km per jam maka konsumsinya 20,6 km per liter. Hasil ini menggunakan mesin Dyno Test.
4. Mesin WA-VE pada Rocky 1.2L menggunakan teknologi terkini yang dikembangkan oleh Daihatsu. Misalnya long stroke supaya memiliki tenaga lebih besar. Kemudian menggunakan dual port fuel injection supaya mempercepat pasokan bahan bakar dan dual line cooling system sehingga pemanasan mesin lebih cepat.
"Jadi Rocky 1.2L tidak perlu dipanaskan, bisa langsung dipakai begitu mesin dihidupkan," tegas Audi.
5. Mesin Rocky 1.2L juga memiliki dua sensor thermostat yang menjaga suhu mesin dari kondisi panas berlebihan.
6. Dengan bobot lebih ringan, tapi tenaga dan torsi lebih besar dari mesin 3NR-VE, mesin WA-VE Rocky 1.2L sangat cocok dan tahan dengan kondisi jalan Indonesia yang banyak tanjakan panjang, serta stop and go.