Isuzu Indonesia masih mantap untuk memasarkan mobil penumpang MU-X pada tahun ini, meski dilakukan kalkulasi ulang sisi harga jualnya akibat beberapa faktor.
Attias Asril, General Manager Marketing Divising PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), menegaskan meski dikenal sebagai pabrikan kendaraan niaga, Isuzu Indonesia masih menjualn kendaraan penumpang termasuyk SUV anyar MU-X yang sudah duluan mengaspal di Thailand. Kami masih akan memasarkan model MU-X.
"Kami masih mempersiapkannya (peluncuran MU-X). Saat ini kami masih menghitung harga jualnya karena 'saudara tua' yang jadi kompetitor mendapat insentif pajak PPnBM, sehingga kami perlu menghitung ulang harganya," kata Attias dalam diskusi daring dengan Forum wartawan Otomotif Indonesia, Selasa (24/8).
Selain harga jual, kata dia, Isuzu Indonesia akan memasarkan model MU-X sebagai SUV high-end di Tanah Air untuk menyasar konsumen menengah atas. Strategi pemasaran baru ini diyakin lebih tepat karena pasarnya masih besar. Strategi pemasaran baru ini berbeda dari strategi sebelumnya yang menyasar kalangan konsumen SUV umum.
Sebagai model SUV high-end, maka MU-X versi Indoesia akan memiliki spesifikasi dan fitur tinggi termasuk dilengkapi fitur keselamatan berkendara aktif, misalnya Advanced Driver Assistance System (ADAS). Fitur ini memiliki beberapa fitur yang membantu pengendara MU-X anyar nanti tidak mudah kelelahan saat perjalanan jauh.
Contohnya, Adaptive Cruise Control (ACC), Forward Collision Warning (FCW), Autonomous Emergency Braking (AEB), dan sebagainya.
"Salah satu strateginya memang masuk ke market yang high-end. Produknya secara spek akan lebih tinggi karena kita akan masuk ke pasar yang lebih tinggi karena disitu memang pasarnya yang lebih besar," ujar Attias Astril dalam diskusi virtual hari ini.
Sayangnya, Isuzu MU-X versi Indonesia masih menggunakan standar emisi Euro-2. Padahal Euro-4 segera diterapkan pada April 2022.