Sudah Terkirim 15 Unit, Nissan Kicks e-Power Sasar Pengguna Serena dan X-Trail

Nissan Indonesia sudah mengirimkan mobil All New Nissan Kicks e-Power sebanyak 15 unit ke konsumen per November lalu. Mobil SUV kompak berteknologi unik e-Power ini diluncurkan di Jakarta pada September lalu dengan periode distribusi ke konsumen mulai Oktober.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Sudah Terkirim 15 Unit, Nissan Kicks e-Power Sasar Pengguna Serena dan X-Trail
Mobil baru Nissan Kicks e-Power. ©2020 Merdeka.com

Nissan Indonesia sudah mengirimkan mobil All New Nissan Kicks e-Power sebanyak 15 unit ke konsumen per November lalu. Mobil SUV kompak berteknologi unik e-Power ini diluncurkan di Jakarta pada September lalu dengan periode distribusi ke konsumen mulai Oktober.

Coki Panjaitan, Head of External and Goverment Affairs PT Nissan Motor Indonesia, menjelaskan sebagian besar konsumen Nissan Kicks e-Power tinggal di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Ke-15 unit Nissan Kicks e-Power tersebut dipesan dari diler Nissan MT Haryono.

"Sebagai mobil listrik berteknologi baru, kami memasarkan All New Nissan Kicks e-Power kepada konsumen setia Nissan. Karena mobil ini bukan mobil pertama sifatnya, tapi mobil kedua dan seterusnya, maka berdasarkan profil itu, kami mengincar konsumen yang sudah memiliki mobill Nissan Serena atau X-Trail," ujar Coki di sela diskusi kendaraan listrik di Jakarta, Senin (7/12).

Dia menjelaskan diler Nissan MT Haryono dikelola oleh Indomobil Grup, mitra lokal Nissan di Indonesia. Selain Nissan MT Haryono, All New Nissan Kicks e-Power juga dipasarkan oleh diler Nissan Puri Jakarta dan Nissan TB Simatupang, yang juga bagian Indomobil Group.

Inovasi One Pedal Operation

Mobil SUV kompak Nissan Kicks e-Power dibanderol Rp 449 juta (on the road Jakarta). Menjual teknologi unik Nissan e-Power, mobil ini menawarkan mobil teknologi hybrid dengan sensasi mobil listrik murni. Karena mesin 1.200 cc yang dibawanya hanya berfungsi untuk mengisi daya baterainya dan bukan untuk menggerakkan roda seperti mobil hybrid pada umumnya.

Harga jual Rp 449 juta tersebut termasuk Car Package Nissan Program yang mencakup gratis servis dan spare parts berkala selama 4 tahun atau 50 ribu km.

Selain itu, Nissan Indonesia juga memberikan garansi lain, yakni kendaraan selama 3 tahun/100 ribu km dan baterai serta perangkat elektronik lainnya selama 5 tahun.

Jadi konsumen hanya mengendarai mobilnya, urusan purnajual yang terkait kendaraan terbaru ini dikelola oleh Nissan.

Bagus Susanto, Direktur Pemasaran PT Nissan Motor Distributor Indonesia, sebelumnya mengatakan teknologi e-Power berbeda dengan teknologi hybrid, karena mesin bensin di Nissan Kicks e-Power hanya memasok daya ke baterai, bukan ke roda seperti hybrid. Sehingga operasional Kicks e-Power 100 persen seperti mobil listrik.

Ya, teknologi e-Power masih menggendong mesin konvensional 1,2 liter DOHC 12-valve tiga silinder, selain baterai. Tepatnya, motor listrik EM57, generator, dan inverter. Sistem e-Power ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 129 ps dan torsi maksimum 260 Nm yang berasal dari baterai lithium-ion.

Selain teknologi inovatif e-Power, Nissan Kicks juga menawarkan inovasa berkendara lewat teknologi one pedal operation.

Teknologi One pedal operation ini hanya berfungsi bila kita mengendarai Nissan Kicks e-Power dengan mode Eco dan S. Sedangkan mode Normal tidak berfungsi.

Simpelnya, teknologi one pedal operation bekerja saat kita mengangkat kaki dari pedal gas. Jadi setiap kita mengangkat kaki dari pedal gas, mobil mengerem secara otomatis secara llembauy. Ya, terjadi deselerasi, tanpa kita menginja pedal rem.

Namun, energi deselerasi ini tidak dibuang percuma, karena disalurkan ke baterai sehingga baterai kembali cukup daya untuk menggerakkan mobil lagi. Mesin bensin pun tidak bekerja sehingga mobil ini memang memiliki konsumen bensin yang sangat hemat. Merdeka.com pernah mengujinya dan mendapat konsumsi bensin 1:27 km!

Rekomendasi