Apa kabar program penarikan kembali (recall) Daihatsu Gran Max dan Luxio sejak diumumkan November tahun lalu?
Kemarin, PT Astra Daihatsu Motor memperbarui unit mobil yang telah mengikuti recall yang dimaksud.
Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menjelaskan recall terhadap lebih dari 36 ribu unit kendaraan Gran Max 1.5L dan Luxio, dimulai pada November tahun lalu. Waktu penggantian komponennya mencapai 14 jam.
"Secara nasional, per Juni lalu, unit kendaraan yang mengikuti recall Gran Max dan Luxio mencapai 9 ribu unit atau 24 persen terhadap total unit 36 ribu. Yang ikuti recall ini tertinggi datang dari Pulau Jawa; DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Karena bengkel resmi Daihatsu di Jawa sangat banyak dan letaknya dekat sehingga mudah diakses oleh pelanggan," ujar Bambang dalam komunikasi video, Jumat petang (17/7).
Menurut Bambang, daerah yang kurang mengikuti recall ini adalah Sumatera, Kalimantan, dan Indonesia bagian timur. Ini semata-mata faktor lokasi bengkel dari pelanggan jauh-jauh dan bengkel tidak memperbarui info recall yang dimaksud. Padahal pelanggan yang mengikuti recall ini mendapat kompensasi bonus oli ori Daihatsu yang bisa langsung dipakai di bengkel resmi.
ADM menargetkan jumlah pelanggan yang mengikuti recall mencapai 11 ribu unit pada tahun ini atau setara 30 persen. Sehingga sampai 2022, program recall ini sudah selesai alias mencapai targetnya.
Untuk meningkatkan jumlah pelanggan yang mengikuti recall, kata Bambang, ADM akan melakukan beberapa tindakan.
Pertama, menghubungi kembali pelanggan yang sudah melakukan booking supaya segera datang ke bengkel. Kedua, mengedukasi pemilik kendaraan terutama dari big fleet owner, dan berkolaborasi dengan komunitas Gran Max dan Luxio, Maxxio, untuk memuluskan recall di kalangan anggotanya.
Advertisement
Recall Gran Max & Luxio Produksi Maret 2018-April 2019
Daihatsu Indonesia rela menanggung malu, saat mengumumkan program recall lebih dari 36 ribu unit mobil Gran Max 1.5L dan Luxio. Kedua mobil yang kena recall itu tahun produksi Maret 2018-April 2019.
Recall dilakukan karena ada problem komponen connecting rod di mesin 1.5L 3SZ yang digunakan Gran Max dan Luxio. Problem ini bisa menyebabkan mesin mati mendadak, sehingga membahayakan pengendara.
"Penarikan kembali (recall) dilakukan karena masalah keamanan sangat penting. Keselamatan pelanggan adalah yang utama bagi Daihatsu. Yang terpenitng adalah pelanggan, bukan malu kami akibat mengumumkan recall ini," kata Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), saat mengumumkan recall terhadap Gran Max 1.5L dan Luzio, di kantornya, Jumat (1/11).