Suzuki Indonesia berkontribusi 105 ribu unit terhadap penjualan global Suzuki Motor Corporationyang mencapai 2,85 juta unit di tahun fiskal 2019 yang berakhir Maret tahun ini. Dengan kontribusi 105 ribu unit tersebut, Indonesia menjadi pasar terbesar ketiga Suzuki di dunia.
Pasar nomor satu Suzuki di dunia adalah India dengan penjualan 1,43 juta unit dan nomor dua Jepang dengan volume 672 ribu unit.
Dalam laman Suzuki Global, kemarin, di luar India dan Jepang, pasar Asia mencatat total penjualan 306 ribu unit. Di level Asia ini, Indonesia 'nomor satu' dengan 105 ribu penjualan itu. Suzuki diwakili oleh PT Suzuki Indomobil Sales di Indonesia.
Suzuki Indonesia lebih unggul dari Suzuki Pakistan yang berada di peringkat kedua dengan penjualan 90 ribu unit, Thailand (25 ribu unit), Filipina (23 ribu), bahkan China (19 ribu).
Khusus kawasan Asia Tenggara (ASEAN), total penjualannya tercatat 178 ribu unit, sama dengan tahun fiskal sebelumnya. Tentu saja Indonesia yang terbesar dengan 105 ribu unit tersebut.
Pasar Suzuki di Filipina dilaporkan tumbuh 17 persen didorong penjualan kuat model Ertiga dan Swift. Begitu juga pasar Myanmar dan Vietnam yang masing-masing tumbuh 11 persen dan 60 persen.
Di ASEAN, pasar Suzuki hanya turun di Indonesia dan Thailand, masing-masing 5,7 persen dan 11,4 persen.
Sementara di kawasan Eropa, penjualan Suzuki mencapai 262 ribu unit.
Advertisement
Tren Penjualan Mobil Hybrid Suzuki
Penjualan mobil hybrid Suzuki di dunia dalam tren pertumbuhan sejak tahun fiskal 2017. Sementara di tahun fiskal 2019, penjualan mobil hybrid Suzuk di dunia mencapai 521 ribu unit atau setara 18,3 persen terhadap total penjualan.
Rasio 18,3 persen itu meningkat sejak dua tahun fiskal terakhir.
Jepang berkontribusi terbesar di model mobil listrik hybrid ini, yakni 51,7 persen atau setara 348 ribu unit. Kedua adalah India dengan 7,7 persen atau 110 ribu unit. Dan pasar lain-lain berkontribusi 8,5 persen atau 63 ribu unit.
Disayangkan, Suzuki Indonesia belum menjual mobil hybrid.