Meski mobil keluarga Suzuki Ertiga Diesel tak begitu populer di Indonesia, hal ini tak menghalangi para pemiliknya untuk berkumpul dan membentuk komunitas sendiri.
Komunitas Ertiga Diesel Indonesia telah berdiri dengan nama Ertiga Diesel Indonesia (Gadies) di Kendal, Jawa Tengah. Deklarasi Gadies dilakukan di Boja Riverwalk, Kendal, akhir bulan lalu.
Sekitar 50 unit Ertiga Diesel dari kawasan Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera menghadiri event nasional perdana bertajuk “Deklarasi dan Kopdar Akbar 2020 Ertiga Diesel Indonesia (Gadies)”.
Komunitas otomotif Gadies edisi perdana ini dipimpin oleh Ketua Umum Tangguh E Budianto dengan periode kepengurusan 2020-2022.
Tangguh mengatakan, komunitas ini dibangun berdasarkan latar belakang unit Ertiga Diesel yang terbatas, kesamaan hob, dan rasa cinta yang sama pada mobil ini. Semua berawal dari grup Facebook yang dibentuk pada 16 Januari 2018 kemudian diikuti grup Whatsapp, beberapa pemilik Suzuki Ertiga Diesel sepakat membentuk keluarga bernama komunitas Ertiga Diesel Indonesia (Gadies).
"Komunitas ini unik karena tidak membatasi para anggotanya ikut di klub atau komunitas Ertiga lainnya atau tidak. Syarat untuk bergabung hanyalah memiliki Ertiga Diesel. Komunitas Gadies juga membuka pintu selebar-lebarnya kepada pemilik Suzuki Ertiga Diesel di Indonesia tanpa memandang asal klub atau non-klub. Karena jumlah varian diesel dalam klub Ertiga pasti sedikit, sehingga dirasa perlu membentuk suatu wadah yang khusus membahas seluk-beluk dan permasalahan Suzuki Ertiga bermesin diesel," ujar Tangguh dalam rilisnya pada Merdeka.com, Senin (9/3).
Advertisement
Bukan Komunitas Gaya-gayaan
Menurutnya, komunitas Gadies memiliki Visi menjadi komunitas terbesar Ertiga Diesel Indonesia yang independen, mandiri, dan terbuka bagi semua pemilik Ertiga Diesel di seluruh Indonesia. Misinya antara lain meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pemilik dan pengguna Ertiga Diesel agar lebih menumbuhkan minat untuk memahami mengenai seluk beluk dan perawatan mobil Ertiga Diesel.
"Meski komunitas ini tergolong baru, Gadies tak sembarangan didirikan. Komunitas ini memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang harus dipatuhi seluruh anggota dan pengurus. Aturan ini dibuat agar komunitas ini memiliki tujuan dan arah yang jelas. Gadies bukan komunitas mobil gaya-gayaan atau trek- trekan, walaupun beberapa anggota sudah modif ECU alias remap mobilnya. Di Gadies, juga diterapkan aturan tertib berlalu-lintas dan setiap anggota tanpa terkecuali harus menjadi contoh dalam berlalu-lintas," pungkas Tangguh.
Saat ini sekitar 200 orang member terdaftar di komunitas ini. Mereka berasal dari berbagai kalangan usia. Mulai dari mahasiswa, karyawan, anggota TNI/Polri hingga pensiunan. Benefit dengan bergabung di komunitas ini, selain mendapat ilmu tentang perawatan, adalah diskon servis di bengkel resmi. Saat ini komunitas Gadies mendapat dukungan dari PT Sejahtera Buana Trada (SBT) dan Indomobil Multi Trada (IMT) selaku main dealer mobil Suzuki.
Gadies memiliki beberapa koordinator wilayah seperti Korwil Jabodetabek, Jawa Timur, Jawa Barat, Jateng dan Yogyakarta, Lampung serta Sumatera Barat/Riau.