PT Meka Adipratama, induk usaha pemegang lisensi bengkel CARfix, menargetkan membangun 60 hingga 90 outlet baru sampai akhir tahun ini untuk ekspansi jaringan bengkel mobil segala merek ini di Indonesia.
Fadly Hasan, Direktur Marketing PT Meka Adipratama, menjelaskan pihaknya berencana memiliki 110 outlet hingga akhir tahun ini. Outlet baru nanti masih fokus dibangun di Pulau Jawa khususnya Jawa Barat dan Jawa Timur.
"Namun, tahun ini kami juga mulai masuk ke Pulau Kalimantan, pertimbangannya kami sudah memiliki jaringan spare parts di sana seperti di kota Balikpapan dan Samarinda. Sejatinya, kami sudah punya pusat spare parts di Pulau Kalimantan kecuali di Kalimantan Barat,"ujar Fadly usai meresmikan outlet CARfix ke-28 di Cirebon, Jawa Barat, kemarin (29/1).
Sebagai jaringan bengkel umum modern, saat ini CARfix semakin ekspansif dengan membuka outlet ke-28 di Cirebon pada Rabu (29/1). Peresmian outlet terbaru di Kecamatan Mundu, Cirebon, ini makin memantabkan CARfix sebagai jaringan bengkel dengan cakupan layanan servis mobil semua merek untuk pelanggan.
Advertisement
Menurut Fadly, pada kuartal I tahun ini, pihaknya segera meresmikan outlet baru lagi di Jawa Timur, seperti Sidoarjo dan Malang. Kemudian ke barat, yakni Bekasi, Karawang, hingga beberapa kota tingkat dua di Pulau Jawa bagian selatan.
Nilai investasi satu outlet sekitar Rp 2 miliar dengan model usaha membentuk perusahaan patungan dengan porsi kepemilikan 60 persen mitra lokal dan 40 persen CARfix. Investasi tersebut di luar investasi tanah dan modal kerja.
"Saat ini dari total 28 outlet CARfix, sekitar 40 persen hasil kerja sama dengan mitra lokal atau bengkel independen yang ingin up-grade sehingga bergabung dengan CARfix," pungkasnya.
PT Meka Adipratama adalah anak usaha PT Bintraco Dharma Tbk (Bintraco Dharma) yang mengembangkan bisnis bengkel ritel dengan merek CARfix. Selain itu, Meka Adipratama juga bergerak secara konsisten memperkuat jaringan distribusi spare parts di Pulau Jawa dan Kalimantan.
Bintraco Dharma didirikan di Semarang, Jawa Tengah, pada 1 Juni 1969 dan menjadi holding company dari beberapa perusahaan, antara lain PT New Ratna Motor, sebagai founder diler Toyota melalui jaringan Nasmoco di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Di samping itu, Bintraco Dharma juga memiliki banyak entitas anak perusahaan otomotif lainnya.