Setelah empat bulan resmi diperkenalkan, hatchback kompak Renault KWID meluncurkan varian terbarunya, bermesin 1,0 liter dengan transmisi Automated Manual Transmission (AMT). Mobil mungil yang memiliki sosok layaknya SUV kecil ini menjadi salah satu model paling populer saat ini di India dengan pemesanan yang mencapai 100.000 unit hanya dalam waktu empat bulan.
"Renault KWID adalah sebuah kesuksesan besar dan telah merevolusi segmen kompak hatchback, menjadi saksi hidup dari janji kami menciptakan era baru di industri otomotif," ujar Sumit Sawhney, Country CEO dan Managing Director, Renault India Operations.
Renault KWID 1.0 SCe mengusung mesin baru 1,0 iter DOHC Smart Control efficiency (SCe) sesuai dengan namanya. Mesin ini memiliki empat katup di tiap silindernya yang menjanjikan performa optimal di setiap putaran mesinnya. Sayangnya dalam siaran pers resmi yang diberikan, Renault masih belum mengungkapkan angka-angka tenaga dan torsi yang dimiliki mobil ini.
Khusus untuk varian ini, Renault memasangkan mesin barunya ini dengan transmisi baru yang diberi nama Easy-R Gearbox. Ini adalah transmisi AMT 5-speed yang dalam pengembangannya diklaim dilakukan oleh para tenaga ahli tim Formula 1 mereka.
Transmisi ini menyuguhkan pengalaman keasyikan berkendara dengan transmisi manual, namun dengan kenyamanan penggunaan transmisi otomatis. Yang unik, tak ada lagi tuas transmisi di bagian tengah di antara tempat duduk depan, namun digantikan oleh tombol putar yang terletak di konsol tengah.
Tombol putar tersebut hanya menunjukkan pilihan mode berkendara Reverse - Neutral - Drive (Mundur - Netral - Maju) yang diklaim sangat mudah digunakan. Transmisi ini juga menyuguhkan Crawl Function, yang memungkinkan pengguna KWID dapat meluncur pelan, baik maju maupun mundur, tanpa perlu menginjak pedal gas.
Advertisement
Selain transmisi AMT, Renault juga menawarkan KWID 1.0 dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan. Tak ada informasi lain yang menyebutkan perbedaan mobil ini dengan varian lainnya, namun dalam rilis resmi disebutkan bahwa varian tertinggi ini mendapatkan sistem hiburan dengan kemampuan multimedia dan sistem navigasi.
Jika melihat dari tawaran harganya yang terjangkau serta kemampuan mobil yang dianggap sesuai dengan karakteristik jalanan di Indonesia, bukan tidak mungkin mobil ini juga akan menyapa konsumen di Tanah Air. Saat ini Renault di Indonesia menjadikan Renault Duster sebagai ujung tombak penjualannya.
(kpl/prl/fjr)