Di tengah peluncuran Jupiter MX, tidak sedikit pertanyaan muncul setelah merasakan ada satu hal di luar produk yang hilang dari pandangan, yakni sosok pelawak Komeng.
Bagi mereka yang mengenal perjalanan Yamaha bebek, pelawak yang terkenal salah satunya dengan ujaran "uhuy" itu sebenarnya melekat. Sejak diluncurkan pertama pada kisaran tahun 1998-1999, Komeng selalu hadir dengan gaya lucunya di sejumlah iklan sepeda motor Yamaha Jupiter.
"Bagaimanapun juga, kita melihat Komeng identik dengan Yamaha. Cuma, Komeng itu dari tahun 1998, 1999, itu sudah 17 tahun yang lalu. Konsumen yang sekarang ini, melihat Komeng itu (jadinya malah seperti) pamannya dia, bapaknya dia. Zamannya enggak cocok," kata Dyonisius Beti, Executive Vice President PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.
Alasan usia konsumen pun menjadi perhatian. Menurut Dyonisius Beti, Yamaha ingin agar Jupiter tetap "muda" karena menyasar konsumen usia muda masa kini, yang boleh jadi tidak lagi mengenal sosok Komeng.
"Citranya, MX King tetap idolanya anak muda, bukan idolanya bapak-bapak. Mungkin enggak cocok kalau idolanya bapak-bapak. Pakai Komeng, Didi Petet, Dedi Mizwar, mungkin sekarang harus kami pikirkan lagi," katanya.
Yamaha seperti diberitakan meluncurkan 2 Jupiter MX baru, yakni MX dan "King". Masing-masing memiliki perbedaan secara detail, tetapi tetap menggunakan mesin yang sama. MX150 King dibanderol Rp 18,95 juta, sedangkan Jupiter MX 150 dibanderol Rp 18,45 juta.
(kpl/lrs)Advertisement