Malam itu, tiba-tiba saja sebuah Ducati Superbike 899 Panigale anyar meluncur memasuki Venue Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan. Bahkan, Ducati anyar yang ditunggangi seorang rider lengkap dengan kostumnya tersebut sempat melakukan atraksi burn out, hingga asap putih yang berasal dari putaran ban belakang pun mengepul memenuhi venue yang memang sedang digelar acara Heritage of Passion - Ducati Superbike 1st Indonesia's Parade Exhibition pada akhir Maret 2014 lalu.
Namun, semua yang hadir pun tersentak kaget ketika helm yang menutup kepala dilepas. Terkuaklah paras jelita seorang wanita. Yah, semua menyangka jika penunggang 'Baby Panigale' tersebut adalah pria. Ternyata semua salah menduga, ternyata pengendara Ducati itu adalah seorang perempuan.
Adalah Nyi Raden Saskia Poetri Warman Idat, berusia 19 tahun, yang malam itu disebut-sebut sebagai brand ambassador dari klub Ducati Superbike Owners (DSO). Bahkan, gadis blasteran Sunda-Belgia ini merupakan satu-satunya anggota perempuan di DSO.
Berkeliling kota Jakarta dengan Ducati sudah menjadi hal yang biasa bagi cewek cantik ini. "Pakai helm full face, jaket, sepatu boot, nggak akan ada yang nyangka aku perempuan," ujarnya mengawali cerita tentang dirinya bersama Ducati.
Mengomentari hobinya pada sepeda motor, dara yang akrab disapa Kia Poetri ini mengaku sudah hobi naik motor sejak kelas 5 SD. Justru saat ini, Kia lebih akrab dengan Ducati dan dunia freestyle.
"Untuk menjadi seorang freestyler, saya harus jatuh bangun saat melakukan latihan. Malah ada beberapa bekas luka saat pertama kali jatuh," tutur aktris film 'Garuda Superhero' tersebut.
Dalam kesehariannya, Kia Poetri tak pernah lepas dari kuda besi buatan Italia. Ducati Monster 795 lansiran 2013 pun dengan setia mengiringi kemana pun dia pergi, syuting film atau pun sekedar riding ke Puncak.
(kpl/tr/rd)