Merubah Mio Soul tahun 2011 menjadi konsep/julukan X Hunter sudah memuaskan batin Kevin 'El Sharawy', mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Sejumlah kelir 'nano-nano' melumuri sekujur tubuh matic besutannya ini.
Mio miliknya pun jadi rame dengan permainan airbrush yang dikerjakan oleh bengkel modifikasi Benk Paint, yang terletak di jalan H. Haru, Pertukangan Utara, Jakarta Selatan.
Supaya tambah semarak, permainan warna-warni body diseleraskan dengan gubahan di sektor kaki-kaki. Velg mencomot Lismo custom yang dibungkus ban depan Comet M1 ukuran 50/90 dan belakang Comet M1 60/80.
Peredam kejut depan dan belakang dicopot, lalu digantikan merek Combiz (depan) dan Gazy di bagian belakang. Lengan ayun bawaan motor dirasa masih kurang representatif mengimbangi gubahan motor, lantas Kevin mengadopsi kepunyaan Yamaha Nouvo.
Sedangkan bagian atas dan stang, batok lampu mencomot milik Yamaha Xeon dengan tameng Mio Soul Thailand. Handle standar tergantikan merek Kitaco dan grip bertajuk Goodridge.
Jok bawaan pabrik diamputasi, dengan memakaikan Bride, yang diakhiri dengan pemasangan knalpot CHA serta Monel Seven speed.
Advertisement
Spesifikasi
Ban depan: Comet M1 50/90
Ban belakang: Comet M1 60/80
Pelek: Lismo custom
Shock depan: Combiz
Shock belakang: Gazy
CVT: Custom
Batok lampu: Xeon
Tameng: Soul Thailand
Handle: Kitaco
Jok: Bride
Monel: Seven speed
Knalpot: CHA
Grip: Goodridge
Arm: Nouvo
Pemilik: Kevin 'El Sharawy'
Pekerjaan: Mahasiswa
Bengkel: Benk Paint, Jl. H. Haru, Pertukangan Utara, Jakarta Selatan.
(kpl/nzr/sno)