Pengguna Bajaj ditolak untuk menjalani proses servis di bengkel Kawasaki, mengingat adanya kerja sama bisnis di antara dua merek tersebut, terutama terkait sepeda Bajaj Pulsar 200.
Sejumlah pengguna Bajaj mendapati persoalan ini, dan ternyata hal tersebut dibenarkan oleh pihak Kawasaki.
Dewi Septianti, Deputy Departement Head Marketing and Sales Division Kawasaki Motor Indonesia, memberi alasan mengenai tanggung jawab terhadap produk.
"Kawasaki Bajaj bisa servis di semua outlet resmi Kawasaki. Tapi Bajaj yang berdiri sendiri, Pulsar, memang tidak boleh servis di outlet resminya Kawasaki karena kita tidak bertanggung jawab terhadap produk mereka," urai Dewi.
Seperti diberitakan, pasca-kehadiran Bajaj di Tanah Air, produk tersebut menjalin kerja sama dan memunculkan produk Kawasaki-Bajaj 200NS. Motor yang sempat dipromosikan pada Jakarta Fair lalu tersebut masih mengandalkan karburator.
Sebelumnya juga beredar kabar bahwa servis untuk Kawasaki-Bajaj 200NS pun ditolak. Namun hal ini lantaran ketiadaan suku cadang filter oli. Pihak Kawasaki lantas menjanjikan bahwa bulan ini, persoalan itu sudah bisa ditangani.
(kpl/why/sno)