Berdasarkan data riset QM Financial, biaya mengganti ban memerlukan dana rata-rata 30-40 persen dari total biaya perawatan mobil per tahun. Jika dana ini tidak dipersiapkan dengan cermat, tidak sedikit orang terlibat hutang kartu kredit untuk memenuhi biaya perawatan mobil tersebut.
"Apalagi rata-rata keluarga modern di Jakarta memiliki setidaknya dua mobil sehingga biaya perawatannya memiliki porsi cukup signifikan terhadap cash flow," ujar Eka Agustina, dari Independent Financial Planner QM Financial, pada acara talkshow dan penandatanganan perjanjian kerja sama peluncuran produk inovatif terpadu dalam industri ban dan asuransi antara PT Asuransi Astra Buana dan PT Goodyear Indonesia Tbk di Jakarta, kemarin (31/5).
Menurut Agustina, perencanaan keuangan pribadi ataupun keluarga akan membantu menuju kekemandirian finansial yang berkesinambungan. Dengan disiplin menerapkan perencanaan keuangan yang baik, termasuk memilih alternatif-alternatif belanja cermat, maka potensi berutang untuk kepentingan darurat dapat diminimalisir. Hal tersebut kata Agustina pada gilirannya akan membantu mempercepat pencapaian financial freedom.
Dijelaskan, dalam perencanaan keuangan bulanan, menyisihkan minimal sepuluh persen dari penghasilan bulanan untuk ditabungkan atau diinvestasikan, salah satunya untuk menyiapkan dana darurat agar cash flow tidak terganggu, sehingga pengeluaran rutin bulanan tetap lancar.
"Masuk dalam kategori dana darurat itu juga adalah untuk biaya penggantian ban yang pecah di jalan, ongkos perencanaan keuangan juga melibatkan asuransi untuk memastikan perlindungan finansial pada saat pencari nafkah keluarga meninggal atau terkena penyakit kritis," imbuhnya.
Ia menyarankan, salah satu alternatif pilihan untuk mengefektifkan pengeluaran bagi pemilik kendaraan, adalah memilih program Road Hazard Warranty (RHW) hasil kerja sama antara PT Goodyear Indonesia, Tbk dan PT Asuransi Astra Buana.
RHW menggabungkan garansi pembelian ban terlengkap dari Goodyear, ditambah layanan darurat dan derek gratis di jalan raya Garda Siaga selama 24 jam dari Garda Oto, dan santunan meninggal dunia akibat kecelakaan selama berkendara dari Asuransi Astra.
"Oleh karena itu, saya kira RHW bisa menjadi aklternatif untuk mendukung perencanaan keuangan keluarga," tandasnya.
Sementara Hendry Yoga, Direktur, PT Asuransi Astra Buana yang mendampingi dalam acara talkshow menimpali, kerusakan mobil sampai kecelakaan memiliki dampak finansial, dampak fisik, dampak emosional, sekaligus waktu yang terbuang. Dampak kecelakaan secara ekstrem yang mengakibatkan kematian, juga memberi dampak emosional luar biasa bagi keluarga yang ditinggalkan serta dampak sosial bagi orang di sekitarnya.
"Karena itu, sebaiknya konsumen memilih dengan cermat dengan membeli produk ban yang memiliki perlindungan bagi konsumen sehingga mendapatkan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi dirinya serta keluarganya."
Menurut Hendry, RHW memiliki tiga keunggulan. Pertama, jaminan pembelian ban terlengkap melalui program RHW dimana ban yang dibeli akan mendapatkan garansi selama 60 hari atau 6.000 kilometer untuk tipe RHW Plus dan 90 hari atau 12.000 kilometer untuk RHW Premium. Jika terjadi kerusakan pada ban, karena disebabkan kondisi jalan maka pembeli berhak mendapatkan penggantian dengan ban baru sama atau sejenis.
Keunggulan kedua, adalah layanan Garda Siaga dari Garda Oto yang meliputi layanan ERA (Emergency Road Assistance) atau layanan bantuan darurat di jalan dan bantuan derek gratis selama 24 jam saat mengalami kerusakan pada ban mobil dalam program RHW ketika berkendara.
Yang ketiga adalah adanya santunan meninggal dunia dari Asuransi Astra senilai sepuluh juta rupiah. Santunan ini diberikan kepada pengemudi mobil dengan ban Goodyear yang teregristrasi RHW, saat mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kehilangan nyawa. Santunan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban finansial keluarga yang ditinggalkan.
Artikel Lain
Kurangi Kecelakaan Akibat Ban, Goodyear Turun ke Jalan
(kpl/nzr/rd)