11 hari pameran, SPG IIMS raup Rp 11 juta

Imbalan jutaan rupiah per hari dalam sebuah event, menjadi salah satu pemicu gadis-gadis cantik untuk melamar sebagai sales promotion girl (SPG).

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
11 hari pameran, SPG IIMS raup Rp 11 juta
SPG Mercedes-Benz (Foto: Nazar Ray)

Imbalan jutaan rupiah per hari dalam sebuah event, menjadi salah satu pemicu gadis-gadis cantik untuk melamar sebagai sales promotion girl (SPG). Selain karena tergiur besarnya nilai nominal yang bakal dikantongi, event besar yang banyak diliput media kerap dipakai untuk mendongkrak popularitas, atau sebagai jalan menapak ke jenjang karir yang lebih tinggi, misalnya sebagai model. Apalagi jika sampai masuk media, nama dan fotonya terpampang.

Namun seberapa besarkah bayaran SPG dalam event akbar? Agency yang menyediakan jasa SPG mematok harga yang beraneka ragam. Jika gaung evennya cukup besar, misalnya pameran otomotif berskala internasional, permintaan upahnya bisa lebih gede. Kriteria SPG atau model yang tinggi semampai, cantik dan tak risih berbusana minim tentu saja tarifnya bisa melambung.

Misalnya pada perhelatan IIMS 2012. Imbalan SPG rata-rata termurah dengan jam kerja setengah hari dipatok antara Rp. 600 ribu - 750 ribu. Jika seharian bertugas, maka pramuniaga cantik ini dibayar mulai dari Rp. 1 juta - Rp. 1,5 juta.

"Bayarannya sih tergantung agency, merek mobil dan kerjanya juga sih mas. Kalau setengah hari dari jam 10 pagi sampai jam 4 sore, ada yang dikasih Rp 600 ribu, ada yang dapat Rp. 625 ribu. Jadi kalikan aja mas kalau seharian berapa. Bisa dapat Rp. 1,250 juta. Kalau modelnya bule, kayak di indoor, wah harganya pasti jauh lebih mahal lagi," ujar Rita (21), SPG booth outdoor Mitsubishikepada Otosia.com.

April (21), rekan sekerja Rita menimpali, upah jasa SPG yang bertugas di arena indoor dan outdoor IIMS tetap sama. Yang membedakan tarifnya, terang April, hanya jam kerja.

"Ya sama aja sih mas feenya, nggak ngaruh, mau panas-panasan di luar atau di dalam dingin kena AC, bayarannya sama aja. Kayak kita kepanasan di luar, pakai payung, dapat duitnya nggak beda dengan SPG yang jaga dalam," tukasnya.

Lantaran besarnya imbalan yang diterima, tidak sedikit SPG yang memaksakan diri untuk berjaga seharian penuh di booth mobil. Walaupun badan terasa capek dan pegal, ditambah godaan pengunjung iseng dianggap bukan masalah asal upahnya sesuai dengan kerja kerasnya.

"Lumayan mas saya sehari dapat upah Rp 1 juta. Kalau dikumpulin selama 11 hari pameran dapat Rp 11 juta, gede bow! Total yang kita terima itu sudah tanpa potongan dari agency. Duit segitu sesuailah sama pegalnya seharian berdiri," ungkap Laras (21), SPG booth Transporter VW.

Menurut Laras, SPG yang memilih jam kerja selama 8 dan 18 jam sehari jumlahnya berimbang. SPG yang masih kuliah tinggal mengatur jam belajar, sementara bagi pekerja lepas sebuah perusahaan yang nyambi jadi SPG harus pintar-pintar memenej waktu.

"Kalau yang waktunya kosong sih rata-rata ambil seharian penuh. Kalau ada SPG punya kesibukan lain di luar IIMS, biasanya ambil setengah hari," lanjut Laras.

SPG-SPG otomotif yang ditemui menolak jika profesi mereka dikait-kaitkan dengan cerita-cerita miring soal SPG plus-plus. Namun mereka mengakui ada satu-dua oknum SPG yang nakal, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit ketimbang mereka yang menjaga profesionalisme menjadi SPG.

"Kerjaan SPG itu berat lho mas, bukan cuma asal mejeng doang. Selain diri terus seharian, kita juga dituntut harus mampu menjelaskan kepada pengunjung produk yang kita pajang. Jangan karena kita berpenampilan seksi lantas seenaknya orang main booking. Ngapain main bookingan, orang kita dibayar jaga stand dapatnya gede kok, jutaan," tegas Sylvia (nama samaran), SPG seksi yang berjaga di salah satu stand kendaraan komersial di outdoor area.

"Kalau ada SPG yang bisa dibawa ke hotel, itu mungkin PSK yang nyamar jadi SPG kali mas. Kalau kita tetap profesional aja. Omongan negatif orang tentang kita (SPG), masukin kantong sampah aja," cetusnya, seraya membenarkan rok pendeknya ketika berpose untuk difoto.

Lantas dikemanakan uang jutaan rupiah yang diperoleh SPG? "Kalau teman-teman sih ngakunya ada yang ditabung, ada yang buat traktir-traktir, macam-macam-lah. Kalau aku sih, kayaknya lagi ngincer gadget baru, hehehe," cetus Laras, enteng.

(kpl/nzr/bun)
Rekomendasi