Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presdir KTB: Perubahan struktur ini sudah dibahas 3-4 tahun silam

Presdir KTB: Perubahan struktur ini sudah dibahas 3-4 tahun silam PT KTB Indonesia. © ktb.co.id

Merdeka.com - Ternyata kebijakan perubahan struktur bisnis di PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), agen pemegang merek mobil Mitsubishis di Indonesia, sudah didiskusikan sejak 3-4 tahun silam. Para pemegang saham KTB sangat lama dan hati-hati memutuskan kebijakan yang melahirkan antara lain satu strategi, yakni membuat perusahaan baru untuk mendistribusikan kendaraan di segmen kendaraan penumpang dan light commercial vehicle (LCV).

"Kebijakan ini sudah didiskusikan 3-4 tahun lalu," kata Presiden Direktur KTB, Hasashi Ishimaki, saat ramah tamah dengan awak media di Jakarta, Jumat malam.

Menurut Ishimaki, kebijakan membuat perusahaan distribusi untuk segmen kendaraan penumpang dibuat supaya lebih fokus memasarkan produk di segmen kendaraan penumpang dan LCV. Kemudian di sisi lain supaya bisa merespons lebih cepat kebutuhan konsumen segmen ini, yang sangat berbeda dengan segmen mobil niaga.

Selama ini distribusi kendaraan penumpang dan niaga Mitsubishi di Indonesia dicampur dan hanya dikelola oleh satu perusahaan, yakni KTB itu sendiri. Perusahaan ini dibangun Juli 1970 dengan jumlah karyawan 683 orang saat ini.

Di segmen kendaraan penumpang, Mitsubishi terbilang baru dengan model seperti Pajero Sport, Outlander Sport, Mirage, dan Delica. Di tahun depan, pabrikan ini akan memperkenalkan jagoan barunya di segmen low MPV, yang mobil konsepnya, XM Concept, sudah diperkenalkan di event GIIAS 2016, Agustus lalu.

"Kami ingin meningkatkan pangsa pasar Mitsubishi di kendaraan penumpang, yang saat ini masih kecil. Sekitar 3 persen. Tapi di sisi lain, kami juga ingin terus memperkuat bahkan menambah pangsa pasar kami di segmen kendaraan niaga yang sudah dominan di Indonesia," ucap Ishimaki, soal alasan di balik perubahan struktur perseroan.

Secara umum perubahan struktur bisnis Mitsubishi yang diumumkan Kamis (13/10) sore itu terdiri dari tiga hal penting.

Pertama, memangkas peran KTB menjadi hanya sebagai pabrikan dan distributor kendaraan niaga dengan merek Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC).

Kedua, mendirikan perusahaan baru di segmen kendaraan penumpang dan light commercial vehicel (LCV) dengan peran sebagai distributor merek Mitsubishi Motors Corporation (MMC).

Ketiga, memindahkan peran manufaktur MMC, dari KTB ke perusahaan baru, yakni PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). (mdk/ega)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP