Advertisement
Spooring adalah langkah untuk mengatur ulang posisi empat roda mobil agar sesuai dengan pengaturan pabrik.
Perbedaan spooring dan balancing pada ban mobil, serta biayanya, telah berhasil dirangkum dari berbagai sumber pada Rabu (10/7/2024).
Advertisement
Spooring merupakan suatu proses yang dilakukan untuk mengembalikan posisi empat roda mobil agar sesuai dengan pengaturan pabrik. Dalam proses ini, sudut-sudut roda seperti camber, caster, toe angle, dan turning radius akan disesuaikan. Spooring bertujuan untuk memastikan agar roda depan dan belakang berada dalam posisi yang sama, sehingga mobil dapat bergerak secara lurus dan stabil. Mengingat penggunaan mobil yang terus-menerus dapat mengubah posisi roda, terutama roda depan, maka spooring perlu dilakukan secara berkala guna menjaga keseimbangan dan stabilitas mobil.
Advertisement
Setelah ban atau velg diganti, mobil perlu menjalani proses balancing agar putarannya tetap seimbang. Proses ini melibatkan penambahan timah pada bagian yang kurang, sehingga berat pelek depan-belakang dan kanan-kiri menjadi seimbang. Melakukan balancing sangat penting untuk menjaga keseimbangan mobil, terutama setelah penggantian ban atau velg, serta jika kilometer telah mencapai batas balancing.
Advertisement
Pada saat berkendara terjadi getaran yang dirasakan hingga ke dalam kabin karena ketidakseimbangan ban di bagian kanan dan kiri. Selain itu, pada kecepatan tertentu, setir mobil bergetar karena adanya hubungan langsung antara roda depan dan mekanisme kemudi.
Mobil Melaju Lurus Namun Berbelok Sendiri: Mobil tetap melaju lurus namun terlihat seakan-akan berbelok sendiri.
Perbedaan Ketinggian Ban Belakang dan Roda Depan: Ban belakang terlihat tidak sejajar dengan roda depan.
Ban Yang Sudah Tidak Rata atau Aus: Permukaan ban sudah tidak rata atau aus, bisa terjadi pada salah satu atau kedua belah sisi.
Advertisement
Biaya spooring dan balancing bisa berbeda tergantung tempat servis atau bengkel yang dikunjungi. Umumnya, biaya balancing per ban berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, sedangkan biaya spooring sekitar Rp90 ribu hingga Rp150 ribu. Untuk finish balance, biaya rata-ratanya sekitar Rp40 ribuan. Disarankan untuk melakukan proses spooring dan balancing secara berkala, maksimal setiap 20 ribu km, namun jika sering melewati jalanan rusak, sebaiknya dilakukan lebih cepat, yaitu setiap 10 ribu km.
Advertisement
Servis rutin yang harus dilakukan pada mobil meliputi spooring dan balancing agar mobil tetap dapat berjalan lurus dan stabil. Jika ada perubahan laju mobil, itu menunjukkan bahwa spooring dan balancing perlu dilakukan. Melakukan perawatan ini sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan saat berkendara bersama keluarga.
Advertisement
Meskipun sebaiknya dilakukan di bengkel, spooring dan balancing juga bisa dilakukan secara manual di rumah. Hanya perlu menyiapkan benang dan meteran. Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan spooring dan balancing sendiri di rumah: Mengukur Jarak: Ambil beberapa meter jarak dari mobil dan perhatikan apakah ban belakang sejajar dengan ban depan.
Mengukur Sudut: Gunakan benang dan meteran untuk mengukur sudut ban.
Mengatur Sudut: Sesuaikan sudut ban agar sejajar dengan ban depan.
Mengukur Kembali: Lakukan langkah 2 dan 3 berulang kali sampai sudut ban sesuai.