Mitsubishi Fuso Indonesia Punya Presdir Baru per 6 April
Merdeka.com - Mulai 6 April tahun ini, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation(MFTBC), memiliki presiden direktur baru.
Atsushi Kurita, Presiden Direktur KTB saat ini, akan purnatugas pada 5 April sejak bertugas 1 April 2017 dan kembali ke Jepang untuk tugas barunya.
Penggantinya adalah Naoya Takai, saat ini General Manager of Retail & Mobility Service di Mitsubishi Corporation. Dia memiliki banyak rekam jejak dalam bisnis otomotif.
Takai-san mendedikasikan dirinya di bisnis otomotif selama 25 tahun termasuk penugasannya ke Prancis, Inggris, Amerika Serikat, dan Rusia yang mana dia menjabat di posisi managemen dan memimpin dengan sukses. Kehadirannya akan membawa pertumbuhan berkelanjutan bagi KTB di pasar yang menantang ini.
KTB juga akan terus berjuang dengan model medium duty truck Fighter, dengan menyediakan produk dan layanan terbaik untuk pelanggan Indonesia, serta bersiap untuk banyak tantangan ke depan. Golnya, Mitsubishi Fuso dapat memperkuat posisi pemimpin pasar secara absolut.
Jejak Cemerlang Kurita-san
Atsushi Kurita memimpin KTB selama tiga tahun terakhir sejak April 2017, saat KTB mengubah struktur organisasi yang fokus pada kendaraan niaga. Di bawah kepemimpinannya yang kuat, KTB selalu terbuka untuk menerima tantangan baru dan mencapai hasil luar biasa.
Pada 2017, misalnya, volume penjualan di Indonesia menjadi yang terbesar di pasar MFTBC seluruh dunia. Oleh karena itu, KTB kembali ke posisi nomor satu distributor MFTBC di dunia dan sukses mempertahankan posisi nomor satu hingga saat ini.
Satu lagi prestasinya adalah diraihnya penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas Pencapaian Penjualan Truk Terbanyak di Indonesia, dengan pencapaian jumlah penjualan Colt Diesel lebih dari satu juta unit pada 2017.
Kurita juga dikenal telah membawa kegiatan CSR KTB ke level yang lebih tinggi. Dalam kepemimpinannya, KTB telah menjalin kemitraan dengan 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia dan telah memberikan pelatihan bersertifikat bagi 620 orang pelajar dan 65 orang guru. 5 gedung Sekolah Dasar juga telah di renovasi di Indonesia.
(mdk/sya)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya