Jika Pelek Motor Peyang Dibiarkan Terlalu Lama, Bahayanya Bisa Berakibat Fatal.

Biarkan Pelek Motor Peyang Dalam Waktu Lama, Risikonya Bisa Fatal

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Jika Pelek Motor Peyang Dibiarkan Terlalu Lama, Bahayanya Bisa Berakibat Fatal.
Jika Pelek Motor Peyang Dibiarkan Terlalu Lama, Bahayanya Bisa Berakibat Fatal. (Merdeka.com)

Jika menerima beban dan tekanan besar, pelek motor juga dapat mengalami kerusakan.

Kondisi yang baik diperlukan oleh pelek pada sepeda motor karena berperan sebagai penopang utama untuk menahan berat motor, pengendara, dan penumpang.

Pelek memegang peran penting dalam menjaga keselamatan pengendara sepeda motor. Pelek yang rusak atau cacat dapat mengganggu kelancaran berkendara. Namun, seperti komponen lainnya, pelek motor juga rentan terhadap kerusakan akibat beban dan tekanan yang besar.

Kerusakan pada pelek motor bisa disebabkan oleh berbagai faktor, tidak hanya kecelakaan tetapi juga benturan yang cukup keras atau menghajar lubang jalan dengan kecepatan tinggi. Tingkat kerusakan ini dapat berbeda-beda tergantung pada jenis pelek yang digunakan, baik itu pelek depan maupun belakang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Biasanya, pelek berjenis Cast Wheel digunakan pada sepeda motor terbaru, terutama skuter matik (skutik), yang tidak mudah patah tetapi dapat mengalami memar dan penyok akibat benturan tergantung seberapa besar benturan yang diterimanya.

Pengendara biasanya mengambil solusi dengan melakukan servis press untuk pelek yang bengkok, di mana pelek dipanaskan dan dibentuk ulang.

Namun, disarankan untuk tidak menggunakan cara ini. Lebih baik mengganti pelek yang peyang dengan yang baru. Meskipun sedikit mahal, biaya tersebut sepadan dengan kualitas dan keamanan yang diberikan.

Rekomendasi