BYD Sealion 7 Hadir di Pasar SUV Listrik Indonesia, Harganya Segini
Kehadiran BYD Sealion 7 tentu menambah ketatnya persaingan di segmen SUV premium listrik di Indonesia, bersaing dengan Hyundai Ioniq 5 dan Aion Hyptec HT.
BYD Indonesia memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 untuk memperkenalkan BYD Sealion 7. Ini merupakan model kelima dari mobil listrik BYD setelah produk sebelumnya, yaitu Seal, Dolphin, Atto 3, dan M6.
"Kami sangat berterima kasih kepada konsumen di Indonesia atas sambutan hangat terhadap produk-produk kami yang telah diluncurkan sebelumnya. Kini, kami hadirkan simbol kemajuan kendaraan listrik di Indonesia, selamat datang BYD Sealion 7," ungkap Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (13/2/2025).
Kehadiran Sealion 7 tentu menambah ketat persaingan di segmen SUV premium listrik di Indonesia. Model ini akan bersaing dengan produk lain di segmen mobil listrik, seperti Hyundai Ioniq 5 dan Aion Hyptec HT.
Dari segi dimensi, mobil ini dibangun di atas platform Cell-To Body e-Platform 3.0, dengan ukuran panjang 4.830 mm, lebar 1.925 mm, tinggi 1.620 mm, dan jarak sumbu roda 2.930 mm. Dalam hal desain, Sealion 7 mengadopsi bahasa desain yang serupa dengan Seal, yaitu Avantgarde Dynamic Front X Face.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat berkendara, BYD Sealion 7 dilengkapi dengan sistem ADAS (Advanced Driving Assistance System) DiPilot 10, yang terdiri dari 12 radar ultrasonik dan hingga 11 kamera. Dengan fitur-fitur canggih ini, diharapkan Sealion 7 dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman bagi penggunanya.
Dua Varian dari BYD Sealion 7
Terdapat dua varian dari BYD Sealion 7, yaitu Performance yang dijual seharga Rp 719 juta dan Premium dengan harga Rp 629 juta on the road Jakarta. Sealion 7 Premium dilengkapi dengan baterai berkapasitas 82,55 kWh dan didukung oleh motor listrik yang menghasilkan tenaga 308 hp serta torsi 380 Nm, yang memiliki jarak tempuh mencapai 567 km (NEDC). Mobil ini juga dapat berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 6,7 detik.
Di sisi lain, tipe Performance menggunakan baterai yang sama, yaitu 82,55 kWh, namun dengan daya maksimum mencapai 523 hp dan torsi 690 Nm. Model ini diklaim memiliki kemampuan untuk menjelajah sejauh 542 km. Dengan spesifikasi yang mengesankan, kedua varian ini menawarkan performa yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan para pengguna.
Infografis Menyambut Era Mobil Listrik di Indonesia