Berbasis Aplikasi, MDT Operasikan Capsule Bus Koja Trans di Jambi

Senin, 28 Oktober 2019 20:59 Reporter : Syakur Usman
Berbasis Aplikasi, MDT Operasikan Capsule Bus Koja Trans di Jambi Peluncuran capsule bus Koja Trans di Jambi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Capsule Bus Koja Trans (Kota Jambi Transportasi) secara resmi beroperasi di Jambi mulai hari ini, Senin (28/10). Capsule Bus merupakan perwujudan konsep kota pintar (smart city) yang diinisiasi pemerintah kota Jambi, bekerja sama dengan PT Multi Inti Digital Bisnis (MDB) melalui anak usaha, Multi Inti Digital Transportasi (MDT), bagian dari Multi Inti Sarana Group (MIS Group).

Peluncuran angkutan umum berbasis aplikasi online pertama di Indonesia ini diresmikan oleh Walikota Jambi Syarif Fasha dan Direktur MDT Subhan Novianda, disaksikan oleh Chairman MIS Group Tedy Agustiansjah di Kantor Walikota Jambi.

“Capsule Bus bernama Koja Trans ini turut menunjang konsep smart city yang sedang dijalankan oleh pemerintah kota Jambi,” ujar Walikota Jambi Syarif Fasha.

Sebagai salah satu solusi kemacetan lalu lintas, kata Syarif Fasha, kehadiran Koja Trans diharapkan mampu mengubah kebiasaan masyarakat Jambi dalam beraktivitas dengan angkutan umum.

Menurutnya, pihaknya sengaja memilih momentum Hari Sumpah Pemuda ini sebagai perwujudan kebangkitan inovasi transportasi publik terkini di kota Jambi yang modern di era digital.

Chairman MIS Group Tedy Agustiansjah pada kesempatan sama menyatakan, kehadiran capsule bus Koja Trans di Jambi merupakan wujud komitmen MIS Group dalam membangun usaha dengan karakter purpose driven innovation.

“Kami berharap capsule bus Koja Trans dapat turut mewujudkan kelancaran mobilitas masyarakat Jambi melalui dukungan fasilitas transportasi modern yang murah, aman, dan nyaman,” kata Tedy.

©2019 Merdeka.com

Menanggapi kehadiran capsule bus Koja Trans, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ahmad Yani mengakui kehadiran capsule bus merupakan suatu terobosan anak bangsa untuk memanfaatkan teknologi informasi yang bisa memudahkan masyarakat khususnya di bidang transportasi.

“Saya baru melihat ada aplikasi ini diterapkan untuk angkutan umum di Jambi, dan ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain,” kata Yani.

Ia menambahkan, kota-kota lain terbuka untuk menerima capsule bus besutan MDT. Kementerian Perhubungan sangat mengapresiasi inovasi MDT.

Fasilitas Modern

Capsule bus Koja Trans berkapasitas 13 kursi penumpang dengan beragam fasilitas, antara lain AC, CCTV, free Wi-Fi, USB charger, bangku prioritas untuk penumpang dengan kondisi khusus, dan multimedia. Selain itu, capsule bus juga dilengkapi peta yang disesuaikan dengan koridor bus yang tersedia.

Untuk menikmati layanan capsule bus, calon pengguna jasa transportasi modern ini dapat mengunduh aplikasi Capsule Bus guna mengetahui posisi dan jam keberangkatan. Setelah itu, calon pengguna dapat langsung memesan lokasi penjemputan.

Sebagai alat pembayaran, digunakan uang elektronik sehingga penumpang tinggal melakukan tap uang elektronik di pintu masuk bus dengan nilai transaksi yang terjangkau.

Keamanan pengguna jasa transportasi anyar ini pun terjamin karena bus dibekali GPS dan langsung diawasi melalui monitoring center. Selain itu, MDT sebagai pengelola Capsule Bus juga menyiapkan bus cadangan, apabila terjadi kendala dalam perjalanan bus yang sedang beroperasi.

Pengemudi busnya telah melalui serangkaian tes dalam proses rekrutmen oleh MDT, termasuk tes kesehatan untuk menjamin pengemudi bebas dari narkoba.

Menurut Direktur MDT Subhan Novianda, layanan Capsule Bus Koja Trans di Kota Jambi akan memberikan masyarakat Jambi pengalaman baru menyenangkan menggunakan angkutan umum.

“Pada grand launching ini, kami menyiapkan 28 unit kendaraan yang terdiri dari 25 Capsule Bus, 2 Capsule Care untuk penyandang disabilitas, dan 1 Capsule Plus atau ambulance,” terang Subhan.

Sampai satu bulan ke depan, masyarakat Jambi bisa menikmati layanan Capsule Bus Koja Trans dengan harga Rp 1 (satu rupiah) dengan menggunakan Kartu Flazz BCA.

MDT akan melakukan pengadaan dan penambahan bus secara bertahap. Targetnya aampai akhir tahun iniberoperasi sekitar 60 unit. Untuk tahun depan targetnya mengoperasikan 150-200 unit Capsule Bus. MDT juga siap menghadirkan layanan transportasi modern berbasis aplikasi Capsule Bus di sejumlah wilayah Tanah Air lainnya, seperti Batam, Pontianak, Jabodetabek, dan Jawa Barat. [sya]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini