10 Rekor unik di ajang balap Formula 1

Siapa saja pemegang rekor tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

Tim Merdeka
Oleh Tim Merdeka - Reporter
10 Rekor unik di ajang balap Formula 1
Rekor unik di Formula 1. ©2014 Therichest.com

Formula 1 saat ini telah menjasi salah satu cabang olahraga yang paling diminati di dunia.

Deretan pembalap kelas atas dan mobil balap dengan teknologi terbaru yang selalu direvisi tiap tahunnya membuat ajang balap mobil balap nomor satu di dunia ini tak pernah sepi penggemar.

Ajang balap Formula 1 juga sukses menelurkan beberapa pembalap legendaris seperti Michael Schumacher, Ayrton Senna, maupun Sebastian Vettel yang sukses bersinar beberapa tahun terakhir.

Namun, di ajang jet darat ini juga tak jarang tercipta rekor unik dan menarik yang mungkin tak semua orang mengetahuinya. Apa saja rekor tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.

Pembalap Formula 1 dengan karir terpendek sepanjang masa adalah Marco Apicella. Jika pembalap lain setidaknya ikut serta dalam balap Formula 1 selama satu musim balap, maka Marco tercatat hanya menjadi pembalap Formula 1 hanya dalam waktu sekejap saja.

Marco yang kala itu menjadi rekan Rubens Barrichello yang memperkuat tim Jordan di tahun 1993 hanya merasakan sensasi mengendarai jet darat dalam hitungan ratusan meter saja di atas lintasan sebelum dirinya keluar lintasan dan diputus kontrak oleh tim Jordan.

Untuk rekor pembalap termuda yang ikut serta dalam balap Formula 1 hingga saat ini masih di pegang oleh Jaime Alguesuari.

Ketika memulai debutnya di balap Formula 1 saat musim 2009 tepatnya di sirkuit GP Hungaria, dirinya berhasil memecahkan rekor sebagai pembalap Formula 1 termuda yang berhasil memulai start pada usia 19 tahun 125 hari.

Louis Chiron menjadi pembalap tertua yang berhasil melakukan start balap Formula 1. Tercatat jika Chiron berhasil membalap di usianya yang menginjak 55 tahun.

Chiron yang melakoni balap GP Monako 1955 diusianya yang menginjak 55 tahun 292 hari bahkan berhasil menempati posisi ke enam dari 22 pembalap yang memulai lomba.

Musim balap 2014 ini juga berhasil mencatatkan rekor tersendiri sebagai musim balap dengan pemenang paling sedikit dibanding musim balap sebelumnya.

Tercatat hanya duo pembalap Mercedes GP yaitu Hamilton dan Rosberg serta pembalap RedBull, Daniel Ricciardo yang berhasil memenangi balap di musim kali ini.

Meski diisi banyak pembalap dengan talenta terbaik dari seluruh penjuru dunia, namun paket mobil yang tak sempurna membuat beberapa pembalap harus rela mengakhiri karir balapnya tanpa satu kemenangan pun.

Salah satu pembalap dengan karir terlama di Formula 1 namun tak pernah mencicipi podium teratas dalam balap adalah Andrea de Cesaris.

Prestasi terbaik Cesaris adalah podium ketiga dan itupun hanya diperolehnya sekali saja. Selain itu, Cesaris juga memegang rekor sebagai pembalap dengan catatan tak finis atau Did Not Finish (DNF) terbanyak. Tercatat dirinya gagal finis sebanyak 148 kali dari 208 seri balap yang diikutinya.

Michael Schumacher sebagai salah satu pembalap paling sukses di ajang Formula 1 dengan tujuh gelar juara dunianya juga menjadi pembuat rekor dengan mengoleksi jumlah kemenangan terbanyak dalam satu Grand Prix yang sama selama penyelenggaraan balap Formula 1.

Dari tahun 1994 hingga 2006 tercatat Schumi panggilan akrab Michael Schumacher berhasil menang tujuh kali di GP Kanada, 7 kemenangan di GP San Marino, dan delapan kali kemenangan di GP Prancis.

Balap seru yang juga memecahkan rekor adalah ketika John Watson berhasil memenangi balap setelah start dari grid paling belakang tepatnya di posisi ke-22.

Keberhasilan Watson di US Grand Prix West tahun 1983 ini menjadi rekor tersendiri. Menariknya, dalam seri balap tersebut Niki Lauda yang memulai balap dari posisi ke-23 atau di belakang Watson juga berhasil naik podium di posisi kedua.

Mark Webber, pembalap yang memutuskan pensiun di akhir musim 2013 lalu ini ternyata juga memegang rekor sebagai pembalap paling banyak melakukan balap sebelum memperoleh kemenangan pertamanya di ajang balap Formula 1.

Pembalap yang mengawali karirnya di Formula 1 pada 2002 dengan tim Minardi ini baru merasakan kemenangan pertama di musim balap 2009 ketika membela tim Red Bull. Dirinya tercatat harus menunggu hingga 130 balapan sebelum memenangi satu seri Formula 1.

Rekor unik ke sembilan dipegang oleh legenda balap Formula 1 Ayrton Senna. Senna sebagai pembalap Formula 1 nomor 1 di era 1990an berhasil mencatatkan rekor memenangi 19 seri balap dari pole position tanpa pernah disalip satu pembalap pun di atas lintasan selama satu musim balap.

Sebelum mengakhiri karir di tahun 1994 karena kecelakaan tragis, Senna telah berhasil mengumpulkan 41 kemenangan yang membuatnya berhasil memperoleh tiga gelar juara dunia.

Gelar Grand Slam terbanyak di Formula 1 ternyata dikumpulkan pembalap Jim Clark. Pembalap asal Inggris ini sukses memperoleh 8 gelar Grand Slam selama menjadi pembalap Formula 1.

Dirinya sukses mengalahkan pembalap legendaris seperti Alberto Ascari (5), Michael Schumacher (5), Ayrton Senna (4), Vettel (4), dan Nelson Piquet (3).

Gelar Grand Slam sendiri diraih ketika pembalap berhasil memperoleh kemenangan setelah start dari pole position dan mencatatkan waktu lap tercepat selama balap berlangsung.

Rekomendasi