Di sudut Jalan Tebet Timur, Jakarta Selatan, saban malam orang antre buat merasakan pedasnya salah satu restoran nasi goreng yang belakangan ini hangat menjadi perbincangan. Mereka rela antri hampir sejam buat menikmati nasi goreng asal salah satu kota di Jawa Barat itu. Rasanya yang pedas menjadi andalan dari beberapa varian rasa yang di jual.Begitu nasi goreng itu menjadi buah bibir baik anak muda maupun orang tua. Di jalan berbeda dalam lokasi yang sama, nasi goreng asal Serambi Makkah juga tak kalah menjadi primadona. Rasanya yang gurih berpadu dengan rempah-rempah menjadi andalan dan ciri khas tersendiri buat nasi goreng asal Kota Banda Aceh itu.Harganya pun relatif terjangkau. Buat nasi goreng dicampur daging kambing di patok Rp 25 ribu seporsi. Sedangkan untuk nasi goreng biasa Rp 20 ribu. "Ini baru nasi goreng sesungguhnya," ujar Hasis, salah satu karyawan swasta menilai rasa nasi goreng yang menurutnya paling enak sepanjang dia makan. "Ini nasi goreng yang paling enak yang pertama saya makan," katanya.
Di Jakarta sendiri banyak varian rasa nasi goreng. Salah satunya, nasi goreng yang dijual oleh Sutar, pedagang nasi goreng keliling yang biasa berjualan di sekitaran Menteng, Jakarta Pusat. Menurut dia, nasi goreng yang ia jual merupakan khas daerah Jawa Tengah. Bumbunya pun berbeda, untuk menggoreng nasi goreng yang menjadi primadona barang dagangannya, Sutar menyatukan bumbu seperti cabai, bawang merah dan putih serta kemiri yang telah digiling halus.Untuk membuat rasa, Sutar menaburkan garam dan penyedap rasa untuk menjadikan nasi gorengnya enak untuk dimakan. Tambahan lain, Sutar mengguyur nasi gorengnya dengan kecap untuk menambah rasa manis seperti kesukaan orang-orang Jawa pada umumnya. "Ini mah nasi goreng Jawa dan ini bumbu sudah turun temurun dari keluarga saya," kata Sutar yang sudah keliling Jakarta berjualan nasi goreng sejak 1985 ini.Namun Sutar tak mengetahui jika nasi goreng berasal dari orang-orang Tionghoa yang datang ke Indonesia. Apalagi selain nasi goreng, Sutar juga menjual Kwetiau dan Capcai, yang merupakan masakan asal Cina. Capcai menjadi salah satu menu yang dijual berdampingan oleh penjual nasi goreng di Jakarta. Isinya berupa sayuran ditambah irisan bakso atau ayam sebagai penyempurna rasa."Kalau itu saya kurang tahu. Kalau saya jual capcai, karena sudah satu paket jika tukang nasi goreng juga jualan capcai," ujar Sutar.
Advertisement