Umur Kucing Kawin yang Perlu Diperhatikan, Kenali Juga Tanda-Tanda Kehamilannya
Merdeka.com - Memberikan kehidupan yang bahagia dan sehat untuk kucing dan juga semua hewan lainnya, hanya dapat dilakukan jika Anda memiliki pemahaman yang baik tentang biologi dan perilaku mereka. Fase kehamilan dan merawat anak bisa membuat kucing stres. Untuk itu, Anda perlu memastikan bahwa umur kucing kawin telah tepat dan kondisi tubuhnya telah siap.
Selain berpatokan pada umur kucing kawin secara umum, Anda juga bisa memerhatikan tanda-tanda kucing sedang berada dalam masa birahi dan ingin kawin. Jika kucing telah cukup umur, ada baiknya untuk segera memberinya pasangan. Namun jika kucing masih di bawah umur, sebaiknya tunda dulu.
Umur kucing kawin yang terlalu muda dapat mengakibatkan masalah kesehatan pada kucing, baik secara fisik dan mental. Berikut ini adalah informasi selengkapnya mengenai umur kucing kawin yang paling pas serta tanda-tanda saat mereka mulai hamil yang wajib diketahui, dilansir dari lamanicatcare.org.
Umur Kucing Kawin secara Umum
Kucing mencapai kematangan seksual (dan dengan demikian dapat berkembang biak) dari sekitar usia 4 bulan. Oleh karena itu, banyak yang menganjurkan untuk mensterilkan kucing sekitar usia 4 bulan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan baginya secara fisik, dan juga bagi Anda sebagai pemilik jika tak siap secara materi.
Masa subur umur kucing betina biasanya akan datang setiap tiga minggu sekali. Seekor kucing betina bisa hamil mulai dari usia 4 bulan. Proses kehamilan ini dikenal dengan sebutan "queening". Kehamilan pada kucing itu sendiri berlangsung sekitar dua bulan.
Pada kucing betina yang telah menginjak usia siap kawin dan memasuki fase birahi atau estrus, mereka akan mengalami banyak periode birahi pendek di mana setiap siklus berlangsung sekitar 14 hari.
Selama periode ini, kucing akan menunjukkan apa yang dapat digambarkan sebagai perilaku 'genit', menggosok dan berguling-guling di lantai, menandai, dan membuat suara-suara naik dan turun yang menuntut untuk memanggil pejantan. Hal ini cukup normal bagi kucing betina yang sedang mencari pasangan.

pdsa.org.uk
Sementara pada kucing jantan yang siap kawin, mereka akan menangkap sinyal aroma, suara, dan bahasa tubuh yang dikeluarkan oleh betina. Beberapa pejantan mungkin akan berkumpul di sekitar betina yang sedang berada dalam masa birahi.
Kucing tidak berovulasi atau melepaskan telur ke dalam saluran tuba dan ke dalam tanduk rahim sehingga mereka dapat dibuahi sampai mereka kawin. Jadi, agar bisa dibuahi, telur harus dilepaskan dan rangsangannya adalah kawin, di mana dibutuhkan beberapa kali kawin untuk merangsang ovulasi.
Betina dapat kawin 10 sampai 20 kali pada hari pertama dan dapat kawin dengan beberapa jantan selama empat sampai enam hari. Periode penerimaan yang panjang ini memberi kucing kesempatan untuk berovulasi dan memilih jantan terbaik; yang sehat dan dalam kondisi prima.
Tanda-Tanda Kucing Hamil
Setelah mengetahui umur kucing kawin, ada baiknya Anda mengetahui tanda mereka sudah hamil. Dilansir dari forevervets.com, saat kucing kawin dengan sukses maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai tanda bahwa kucing peliharaan Anda sedang hamil, yakni:

©Pixabay.com/nhudaibnumukhtar
Tentu saja, tanda-tanda kehamilan pada kucing merupakan kombinasi dari beberapa faktor di atas. Misalnya, rasa lapar saja mungkin merupakan tanda kucing yang memang sedang kelaparan, dan penambahan berat badan terkadang merupakan hal yang normal.
Juga, sulit untuk mengetahui kapan kucing yang memiliki bada gemuk dengan bulu gelap sedang hamil. Untuk itu Anda sebagai pemilik perlu mengunjungi dokter hewan untuk mengetahui dengan pasti.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya