Batik ini merupakan kebanggaan Kota Madiun.
Kota yang akan terlintas di ingatan banyak orang saat membicarakan batik adalah Pekalongan dan Solo. Padahal, kota-kota lain di Indonesia juga memiliki batik yang tak kalah bersaing dengan dua kota tersebut. Salah satunya Kota Madiun.
Advertisement
Kota Madiun memiliki beragam motif batik yang kaya filosofi. Batik-batik ini juga sudah tercatat dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkumham RI. Beberapa motif batik khas Kota Madiun yang terkenal ialah motif Pecel, motif Keris Retno Dumilah, dan motif Segar Arum.
Advertisement
Selain ketiga batik di atas, Kota Madiun masih memiliki beberapa motif batik yang tak kalah memikat. Salah satunya batik Melati Pandanwangi dan Sejuta Bunga karya Sutamah. Warga Kelurahan Pangongangan Kota Madiun ini menciptakan kedua motif batik ini pada tahun 2014 silam.
Perempuan lanjut usia berumur 59 tahun itu menuturkan, batik motif Melati Pandanwangi terinspirasi dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Batik ini memiliki pesan tersendiri.
Batik motif Melati Pandanwangi berarti melati yang hidup. Setangkai melati bermekaran yang ujungnya berkuntum, dan bisa memberi harapan akan hadirnya bunga baru.
“Sedangkan motif batik sejuta bunga menampilkan motif rangkaian bunga beraneka rupa dan warna sebagai bagian dari slogan Madiun Kota Sejuta Bunga,” jelas Sutamah, dikutip dari Instagram @madiuntoday.id, Rabu (16/4/2024).
Advertisement
Saat ini, karya-karya Sutamah sudah banyak peminatnya. Mengutip situs madiuntoday.id, batik karya Sutamah juga sudah tercatat sebagai hak kekayaan intelektual (HKI) yang difasilitasi Pemkot Madiun.
Advertisement
Saat ini, Sutamah bekerja sama dengan Kelurahan Pangongangan untuk membuat syal dan belangkon.
"Kalau ada yang ingin karya saya (batik motif Melati Pandanwangi dan Sejuta Bunga bisa langsung datang ke kelurahan atau mengubungi saya di rumah,” ujar lansia yang tinggal di Jalan Dieng Kelurahan Pangongangan Kota Madiun ini.
Advertisement