Serunya Keliling Kota Tua Surabaya, Banyak Gedung Megah Bersejarah Serasa di Eropa

Ada gedung termegah pada masanya hingga replika mobil Jenderal Mallaby

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Serunya Keliling Kota Tua Surabaya, Banyak Gedung Megah Bersejarah Serasa di Eropa
Serunya Keliling Kota Tua Surabaya, Banyak Gedung Megah Bersejarah Serasa di Eropa (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Surabaya jadi salah satu kota terpenting sejak zaman kolonial. Tak heran jika di kota ini banyak bangunan-bangunan bersejarah yang masih bisa kita jumpai hingga sekarang. Keberanian arek-arek Suroboyo melawan penjajah menyebabkan daerah ini dijuluki sebagai Kota Pahlawan.

Kawasan Kota Tua Surabaya berfungsi sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan. Mengutip situs resmi Pemkot Surabaya, ada banyak bangunan tua dan cagar budaya dengan nilai seni dan sejarah di sini. 

Mengutip Instagram @lovesuroboyo, kawasan Kota Tua Surabaya terdiri dari 15 jalan. 

Surabaya Utara
Dok. Istimewa

Salah satu kawasan Kota Tua Surabaya ada di sebelah utara. Beberapa bangunan yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya yakni rumah Abu Han, rumah di Jalan Panggung Nomor 19, Rumah Bantaran Ruko, Toko Yanmar, dan bangunan di Jalan Kembang Jepun Nomor 2.

Mengutip Liputan6.com, ada dua bangunan cagar budaya di Kota Tua Surabaya kawasan Jalan Rajawali.

Pertama, Gedung Cerutu.  Ciri khas Gedung Cerutu adanya menara di atas gedung yang berbentuk seperti cerutu. Bangunan ini merupakan gedung kuno yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hotel Arcadia didesain bergaya kolonial pada awal abad 20. Sebelum bernama Hotel Arcadia, bangunan ini dikenal bernama Hotel Ibis. Hotel ini resmi menjadi bangunan cagar budaya pada tahun 1913 silam.

Jalan Garuda
Dok. Istimewa

Gedung De Javasche Bank berdiri di Jalan Garuda Nomor 1 Kota Surabaya. Gedung ini  menyimpan banyak sejarah perbankan di Indonesia. Gedung ini sudah dibangun sejak 14 September 1829. Resmi menjadi bangunan cagar budaya pada tahun 2012 silam.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bangunan bergaya arsitektur neo renaissance ini dilengkapi ukiran khas Jepara di setiap pilar-pilarnya. Gedung ini terbagi menjadi tiga lantai. Lantai pertama yaitu ruang basement untuk menyimpan uang, emas dan dokumen penting lainnya. Lantai kedua untuk kantor dan teller, dan lantai ketiga sebagai tempat dokumentasi.

Replika Mobil AWS Mallaby
© 2024 merdeka.com/Instagram @lovesuroboyo

Replika ini terdapat di depan Taman Sejarah JMP yang dibangun untuk edukasi sejarah. Pada pertempuran tiga hari di Surabaya pada 30 Oktober 1945, mobil yang ditumpangi Jenderal Inggris AWS Mallaby meledak di sekitar Jembatan Merah.

Gedung PTPN 1 Regional 4
Dok. Istimewa

Gedung arsitektur Belanda ini berlokasi di Jalan Merak (belakang Polrestabes Surabaya). Gedung ini dibangun dengan kontruksi bangunan anti Gempa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mengutip Instagram @lovesuroboyo, gedung ini dulunya bernama gedung PTPN XI kini berganti menjadi PTPN I Regional 4. Gedung ini merupakan gedung terbaik pada masanya. 

Rekomendasi