7 Masjid Berarsitektur Megah di Jawa Timur, Ada yang Mirip Hotel Bintang Lima
Merdeka.com - Dalam perkembangan Islam di Indonesia, Jawa Timur memiliki peran besar sekaligus penting. Sebagian besar Wali Songo menyebarkan ajaran Islam di berbagai penjuru di wilayah setempat. Termasuk salah satu organisasi islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama yang lahir di Jawa Timur.
Bagi umat Islam, keberadaan masjid tentu sebuah hal yang niscaya. Salah satu Wali Songo di Surabaya, mendirikan masjid Ampel sebagai sarana dakwah Islam di masa lampau. Masjid yang sudah berusia ratusan tahun itu tetap berdiri kokoh dan megah hingga hari ini. Bahkan menjadi rujukan wisata religi yang sayang dilewatkan.
Selain Masjid Ampel, berikut sederet masjid berarsitektur megah yang ada di Provinsi Jawa Timur. Tidak hanya bangunannya yang megah, masjid-masjid ini juga memiliki kisah unik yang patut disimak.
Masjid Tiban di Turen Malang

©2020 Merdeka.com/kontraktorkubahmasjid.com
Dikutip dari kontraktorkubahmasjid.com, Masjid Tiban biasa juga dikenal sebagai Masjid Turen atau Masjid Jin. Masjid ini terletak di area pondok pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri’asali Fadlaailir Rahmah di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Arsitektur masjid ini kental dengan nuansa khas Timur Tengah. Ada menara-menara yang menjulang tinggi serta kubah dengan beragam warna.
Lorong-lorong Masjid Tiban juga sangat unik. Masing-masing menyajikan pemandangan sendiri. Ada Lorong yang diisi dengan akuarium dengan beragam jenis ikan. Ada lorong yang mirip seperti gua dengan stalaktit dan stalakmit di bagian atapnya.
Selain sangat luas, masjid ini juga tergolong tinggi. Saat berkunjung ke sana, Anda bisa melihat pemandangan alam di sekitar Turen dari ketinggian masjid.
Masjid Namira di Lamongan

©2020 Merdeka.com/kontraktorkubahmasjid.com
Masjid Namira di Lamongan kerap disamakan dengan kemegahan hotel bintang lima. Masjid ini berada di Jalan Raya Mantup, Kabupaten Lamongan.
Masjid yang dibangun pasangan suami istri Helmy Riza dan Eny Yuli Arifah ini memiliki arsitektur yang modern dan kental dengan nuansa megah.
Kiswah Ka’bah yang diletakkan di tempat imam menjadi daya tarik tersendiri saat Anda mengunjungi masjid ini. Selain mewah, Masjid Namira juga menyediakan makan gratis bagi jamaahnya. Terutama setelah salat Subuh.
Masjid Agung Sumenep

©2020 Merdeka.com/kontraktorkubahmasjid.com
Selanjutnya, masjid yang memiliki arsitektur unik lain yakni Masjid Agung Sumenep di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Arsitektur masjid ini memiliki ciri khas yang unik.
Interior dan eksterior masjid sebagian besar dipengaruhi gaya kebudayaan Tiongkok, Eropa, Jawa dan Madura. Masjid yang dibangun pada 1779 hingga 1787 menjadi salah satu Landmark di Madura.
Kekhasan masjid ini yakni bentuknya yang sangat unik dan megah. Didominasi dengan warna putih dan kuning pada cat eksterior masjid. Sementara pada interior masjid terdapat banyak sekali pilar besar yang menyangga bangunan. Atap kayu dan pilar-pilar ini menimbulkan kesan bangunan Jawa kuno.
Masjid Cheng Ho di Surabaya

©istimewa
Salah satu masjid yang bisa menjadi tujuan wisata religi berikutnya adalah Masjid Cheng Ho. Masjid ini merupakan masjid yang bernuansa Muslim Tionghoa. Lokasinya ada di Jalan Gading, Ketabang, Genteng, Surabaya.
Masjid Cheng Ho dibangun sebagai bentuk penghormatan pada seorang Laksamana asal Tiongkok yang beragama Islam, Cheng Ho. Pembangunan masjid ini juga sekaligus untuk mengenang dakwah penyebaran agama Islam.
Bangunan masjid ini mampu menampung sekitar 200 jamaah sehingga bisa dikatakan tidak terlalu besar. Masjid ini didominasi warna merah khas Tionghoa. Sementara bentuk bangunannya merupakan perpaduan gaya Timur Tengah sekaligus budaya lokal Jawa.
Masjid Ampel di Surabaya

©2020 Merdeka.com/surabayarollcake.com
Masjid Ampel merupakan masjid kuno yang terletak di Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel pada 1421 sebagai sarana dakwah Islam.
Masjid ini juga diwarnai cerita-cerita mitos. Di samping kiri halaman masjid, terdapat sebuah sumur yang bertuah. Biasanya, air sumur tersebut digunakan untuk mereka yang hendak memperkuat janji atau sumpahnya.
Masjid Jami Tuban

©2020 Merdeka.com/duniamasjid.islamic-center.org
Masjid Jami’ Tuban memiliki lokasi yang sangat trategis, yakni di pusat Kabupaten Tuban. Masjid yang didirikan pada abad ke-15 ini berlokasi di sekitar alun-alun kota. Serta berada di area sekitar makam Sunan Bonang.
Masjid Jami' Tuban sudah mengalami pemugaran beberapa kali. Tampilan luar masjid serupa dengan Masjid Imam yang ada di Kota Isfahan, Iran. Pada malam hari, masjid ini memancarkan kilauan cahaya yang menarik.
Bagian pintu dan mimbar masjid yang terbuat dari kayu menampilkan ukiran khas Jawa. Sementara itu, bagian dalam masjid yang lain terinspirasi dari arsitektur Masjid Cordoba, Spanyol.
Masjid Aschabul Kahfi di Tuban

©2020 Merdeka.com/dream.co.id
Berbeda dengan masjid lainnya, masjid ini berada di dalam gua. Masjid ini berada di Jalan Gedungombo, Semanding, Kabupaten Tuban. Arsitekturnya sangat menarik dan terlihat mencolok dengan perpaduan warna yang begitu terang.
Arsitektur masjid ini semakin indah dengan ukiran-ukiran kaligrafi yang dikombinasikan dengan aksara Jawa. Keberadaannya di dalam gua juga menimbulkan kesan tersendiri bagi para pengunjung.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya