Punya Kantor Mewah di Surabaya, Santri Pengusaha Tambang yang Tak Pernah Tampil Perlente Ini Dikenal Dermawan

Setiap Jumat, ia bersedekah di Surabaya, Gresik, dan Situbondo

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Punya Kantor Mewah di Surabaya, Santri Pengusaha Tambang yang Tak Pernah Tampil Perlente Ini Dikenal Dermawan
Gus Lilur pengusaha tambang (© 2024 merdeka.com/situbondonews.sigapnews.co.id)

HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur dikenal karena gerakan filantropi yang ia inisiasi lewat organisasi Netra Bakti Indonesia (NBI). Gus Lilur rutin melakukan gerakan sedekah setiap Jumat di Surabaya, Gresik, dan Situbondo.

Sedekah setiap Jumat ini pertama kali ia lakukan di kampung halamannya,  Situbondo. Ia punya mantra Dabtuka atau Demi Allah Bumi Aku Taklukan untuk Kemanusiaan. Mantra ini ia pegang teguh untuk menjalani kehidupan pribadi, bisnis, maupun bermasyarakat.

Pengusaha

Gus Lilur dikenal sebagai pengusaha tambang di beberapa daerah, khususnya Jawa Timur.

"Di setiap daerah tambang yang saya kelola, pasti saya akan tebar sedekah. InsyaAllah, gerakan sedekah ini akan meluas ke daerah Jawa Timur lainnya," ujarnya, Selasa (6/2) sore, dikutip dari Liputan6.com

Tampil Nyentrik

Tampil Nyentrik
Dok. Istimewa

Meskipun menguasai sejumlah wilayah tambang di Indonesia, Gus Lilur jauh dari kesan perlente dan eksklusif. Ia justru sering tampil dengan rambut gondrong dan busana kasual. 

Gus Lilur juga sering mengenakan kopiah hitam sebagai identitas santri. Ia merupakan alumni Pondok Pesantren Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 


"Saya lebih senang berpenampilan santai layaknya santri. Kecuali di acara yang sangat formal dan protokoler, saya akan menyesuaikan," terang alumni UIN Jakarta itu.

Kantor Mewah

Kantor Mewah
© 2024 merdeka.com/Graha Office

Kepribadian Gus Lilur tampak dari acara pembukaan kantor mewah miliknya di lantai 10 Graha Pena Surabaya, yang berlangsung sederhana.

Tasyakuran pembukaan kantor perusahaan tambangnya, PT Bandar Indonesia Group (BIG) pada 3 Februari 2024 itu jauh dari kesan glamour. Ia mengundang ratusan santri dan sejumlah kiai dari berbagai daerah di Jawa Timur. Menariknya, para santri ini berbaur dengan tamu VVIP seperti Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dan perwakilan Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.

"Tuhan telah memberikan saya kenikmatan tiada tara. Saya diberi kenikmatan materi, sudah selayaknya berbagi kepada yang membutuhkan. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya," pungkas Gus Lilur.

Apresiasi

Apresiasi
© 2024 merdeka.com/Dok. RRI

Forkom Jurnalis Nahdliyin mengapresiasi empati Gus Lilur terhadap rakyat kecil melalui gerakan filantropi yang ia gagas. 
Kader muda NU asal Situbondo itu dinobatkan sebagai Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif tahun 2023.

Teladan

Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi menyebut Gus Lilur sebagai sosok teladan. Mengutip rri.co.id, Gus Lilur tidak hanya peduli pada masalah sosial, ia juga berempati pada masalah pendidikan. Ia  memberikan beasiswa untuk para santri dari luar pulau Jawa untuk mondok di sejumlah pesantren di Pulau Jawa. Gus Lilur membiayai pendidikan sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri. 

Rekomendasi