Macam Etika Bisnis dan Prinsipnya, Pelajari Lebih Lanjut

Dalam dunia bisnis, menunjukkan dan mempertahankan etika bisnis yang baik adalah suatu hal yang penting dilakukan. Etika dan moral memiliki peran yang sangat penting untuk menghindari sifat-sifat berkompetisi yang tidak sehat dalam dunia bisnis. Berikut beberapa macam etika bisnis yang ada dan umum dipraktikan.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Macam Etika Bisnis dan Prinsipnya, Pelajari Lebih Lanjut
Ilustrasi buku. ©Shutterstock.com/Shai_Halud

Macam etika bisnis perlu diketahui, khususnya bagi Anda yang terjun di dunia bisnis. Dalam dunia bisnis, menunjukkan dan mempertahankan etika bisnis yang baik adalah suatu hal yang penting dilakukan. Etika dan moral memiliki peran yang sangat penting untuk menghindari sifat-sifat berkompetisi yang tidak sehat dalam dunia bisnis. Etika bisnis dipercaya sebagai cara untuk mempertahankan bisnis dan harus diterapkan oleh seluruh pihak.

Etika bisnis telah dijadikan sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan berbisnis dan meliputi seluruh aspek mulai dari individu, perusahaan hingga masyarakat. Etika bisnis dalam sebuah perusahaan dapat membentuk suatu norma dan perilaku dalam membina hubungan yang sehat di dalam lingkungan kerja, lingkungan pedagang, dan mitra kerjanya.

Etika bisnis dianggap mampu menjadi standar kerja dan pedoman mulai dari pimpinan sampai karyawan untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari, karena dalam berbisnis tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan, keterampilan atau kepiawaian teknis saja.

Lantas, apa saja macam etika bisnis yang ada dan umum dipraktikan? Berikut ulasannya.

Pengertian Etika Bisnis

Sebelum membahas apa saja macam etika bisnis yang ada, terlebih dulu Anda harus paham dengan pengertian dari etika bisnis itu sendiri. Berikut beberapa definisi etika bisnis menurut para ahli, dikutip dari publikasi oleh Universitas Kristen Petra:

1. Menurut Laura Nash (1990), etika bisnis adalah studi mengenai bagaimana norma moral personal diaplikasikan dalam aktivitas dan tujuan perusahaan (dalam Sutrisna, 2010).

2. Etika bisnis adalah istilah yang biasanya berkaitan dengan perilaku etis atau tidak etis yang dilakukan oleh manajer atau pemilik suatu organisasi (Griffin & Ebert, 2007).

3. Menurut Velasques (2005), etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis.

4. Menurut Irham Fahmi (2013), etika bisnis adalah aturan-aturan yang menegaskan suatu bisnis boleh bertindak dan tidak boleh bertindak, di mana aturan-aturan tersebut dapat bersumber dari aturan tertulis maupun aturan yang tidak tertulis. Dan jika suatu bisnis melanggar aturan-aturan tersebut maka sangsi akan diterima. Di mana sangsi tersebut dapat berbentuk langsung maupun tidak langsung.

Macam Etika Bisnis

Adapun macam etika bisnis yang umum diterapkan dalam praktiknya, mengutip publikasi masoemuniversity.ac.id, adalah sebagai berikut;

1. Jujur

Jujur adalah macam etika bisnis paling utama dan harus selalu dijunjung tinggi. Sikap jujur merupakan nilai paling dasar dalam berbisnis yang harus dimiliki. Kejujuran akan membantu meningkatkan reputasi bisnis yang Anda bangun seiring berjalannya waktu. 

jika Anda ketahuan menjalankan bisnis yang tidak jujur, reputasi yang sudah terbangun dengan susah payah dapat hancur seketika. Penting diketahui bahwa mengembalikan sebuah kepercayaan dalam dunia bisnis adalah hal yang sangat sulit dan membutuhkan waktu lama. Oleh karenanya, perilaku jujur penting untuk dipraktikan kepada siapa saja dan di mana saja sebab manfaat perilaku jujur sebagai sebuah etika bisnis sangatlah signifikan.

2. Berperilaku baik

Macam etika bisnis yang kedua adalah perilaku baik. Berperilaku baik adalah salah satu elemen terpenting dalam etika bisnis. Saat berinteraksi dalam kegiatan bisnis, perilaku baik sangat berpengaruh terhadap kesan bisnis yang dimiliki.

Selalu bersikap baik kepada siapa pun baik itu partner bisnis atau konsumen dapat menjaga dan meningkatkan image branding perusahaan atau bisnis agar tetap terjaga.

3. Gunakan bahasa yang sopan

Dunia bisnis selalu berkaitan dengan kegiatan interaksi dengan banyak orang. Oleh sebab itu, interaksi Anda dengan rekan bisnis serta konsumen akan terus terjadi. Inilah yang harus selalu dijaga.

Interaksi dibentuk oleh cara berkomunikasi yang baik, dan komunikasi yang baik akan terjadi jika Anda menggunakan bahasa yang baik dan sopan pula. Bahasa yang sopan dapat meminimalisir terjadinya pertentangan akibat miskomunikasi atau ketersinggungan akibat kata yang tidak pantas.

4. Bersikap dewasa

Macam etika bisnis yang berikutnya adalah dengan bersikap dewasa dalam menghadapi berbagai situasi. Untuk sebuah bisnis dapat berjalan dengan baik, penting bagi Anda dalam menjauhkan ego pribadi.

Anda harus berpikir terbuka, menerima segala bentuk saran dan kritik yang masuk. Sebab, sebuah bisnis yang baik adalah bisnis yang berkembang secara konsisten terus menerus. Untuk melakukannya, Anda perlu sikap dewasa dalam bekerja dan mengambil keputusan.

5. Sopan santun

Sopan santun adalah macam etika bisnis penting selanjutnya. Anda harus selalu mengusahakan sikap sopan santun dalam interaksi bisnis agar rekan bisnis Anda memiliki kesan yang potif terhadap perusahaan.

Kesan pertama adalah sesuatu yang akan selalu diingat, dan hal ini tak hanya berlaku dalam dunia bisnis. Oleh sebab itu, apabila kesan pertama saja sudah Anda sajikan dengan tidak baik, maka kelanjutannya pun akan tidak baik pula.

6. Selalu ucapkan terima kasih

Jangan lupa untuk selalu mengucapkan kata terima kasih setiap kali dibutuhkan. Kata ini adalah salah satu bentuk apresiasi positif kepada orang lain yang tak hanya krusial di dunia bisnis tetapi juga di kehidupan sehari-hari.

Ucapan terima kasih penting dilakukan oleh setiap pebisnis. Ucapan ini mampu membangun hubungan yang baik antara pebisnis dan konsumen sehingga kelangsungan bisnis dapat tetap terjaga dengan baik.

Prinsip Etika Bisnis

Setelah mengetahui macam etika bisnis. Pahami juga prinsip etika bisnis. Menurut Keraf (1998) prinsip-prinsip etika yang berlaku dalam bisnis adalah sebagai berikut (dalam Sutrisna, 2010):

1. Prinsip otonomi: sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan berdasarkan kesadaran sendiri tentang apa yang dianggap baik untuk dilakukan.

2. Prinsip kejujuran: terkait dengan kepercayaan. Kejujuran relevan dalam bisnis berkaitan dengan pemenuhan syarat-syarat kontrak atau perjanjian, penawaran barang dan jasa yang meliputi mutu dan harga yang sebanding, dan hubungan kerja internal.

3. Prinsip keadilan: prinsip ini menuntut agar setiap orang diperlakukan secara adil sesuai dengan criteria yang rasional objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

4. Prinsip saling menguntungkan: dalam bisnis kompetitif, tetap harus diupayakan terjadinya win-win solution.

5. Prinsip integritas moral: sebagai tuntutan moral dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan, agar dalam menjalankan bisnisnya senantiasa menjaga nama baik perusahaan.

Rekomendasi