Kisah Gadis Sumenep Lulus Tanpa Skripsi, Kini Dapat Beasiswa Kuliah di Inggris

Seorang gadis asal Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mencuri perhatian karena berhasil lulus kuliah jenjang strata satu (S1) tanpa skripsi. Tak hanya itu, kini ia mendapat beasiswa kuliah di Inggris.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kisah Gadis Sumenep Lulus Tanpa Skripsi, Kini Dapat Beasiswa Kuliah di Inggris
Gadis Sumenep lulus tanpa skripsi, kini dapat beasiswa kuliah S2 di Inggris. ©2023 Merdeka.com/Dok. Athi Rahmah

Seorang gadis asal Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mencuri perhatian karena berhasil lulus kuliah jenjang strata satu (S1) tanpa skripsi.

Athi Nur Auliati Rahmah lulus dari program studi Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan diwisuda pada Februari 2022 lalu.

Dia berhasil lulus setelah menempuh pendidikan selama 3,4 tahun dengan bebas skripsi melalui rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Kartu bebas skripsi itu ia dapatkan setelah meraih medali emas pada ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa divisi poster digital yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

Semangat Belajar

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh Athi Nur Auliati Rahmah (@athirahmah)

Usai diwisuda pada Februari 2022 silam, Athi langsung belajar IELTS untuk mendapatkan sertifikasi Bahasa Inggris yang diperlukan dalam pendaftaran kampus dan beasiswa.

“Ibaratnya, saya jadi punya waktu satu semester untuk persiapan S2 dan bisa berangkat pada semester gugur September 2022” terang Athi, dikutip dari akun Instagram @infomdr, Senin (9/1/2023).

Persiapan Athi untuk kuliah S2 terbilang matang hingga mengantarkannya diterima sebagai mahasiswa Universitas Bristol, Inggris. Alumnus Pendidikan Fisika Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam UNY tersebut melanjutkan studi magisternya dengan Beasiswa Indonesia Maju (BIM).

Baca Juga BI Perkuat Penguatan Pasar Kopi Global Indonesia Lewat JCFF 2026 di Surabaya

Banjir Pujian

      Lihat postingan ini di Instagram      

Sebuah kiriman dibagikan oleh Athi Nur Auliati Rahmah (@athirahmah)

Prestasi Athi di bidang akademik pun ramai diperbincangkan warganet. Banyak di antara mereka yang memuji pencapaian gadis asal Sumenep itu.

“Semoga menjadi inspirasi generasi muda Madura,” tulis pemilik akun Instagram @k_conk_kalem.

“Mantap. Pengikut instagram hanya dua ribuan saja tapi sudah centang biru. Gaungkan Bahasa Madura kepada orang Inggris,” celetuk @msthfafif.

“Ini calon generasi muda yang diharapkan bisa membangun negeri tercinta Indonesia, khususnya Pulau Madura,” komentar @helmysoedjana.

Baca Juga Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Jatim Jadi Produsen Gula dan Lumbung Padi Nasional
Halaman Berikutnya Menteri LH Sebut Jatim Peringkat 1 Nasional Kelola Lingkungan dan Sampah
Rekomendasi