Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Pendudukan, dan Keluarga Berencana Kota Madiun, kasus demam berdarah (DB) di wilayah setempat sepanjang Januar hingga Desember 2022 tercatat sebanyak 209 pasien.
"Sampai akhir Desember 2022, ada 209 kasus demam berdarah di Kota Madiun. Dua kasus di antaranya meninggal dunia," terang Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun, Denik Wuryani di Madiun, Sabtu (31/12/2022).
Kasus demam berdarah menunjukkan tren meningkat selama musim penghujan. Denik mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap ancaman penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.
Advertisement
Penderita
Jumlah kasus demam berdarah pada tahun 2022 lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Pada Desember 2022 saja ditemukan ada 11 warga Kota Madiun yang terserang demam berdarah.
"Cuaca kadang hujan dan kadang tidak, menyebabkan nyamuk berkembang biak lebih cepat," jelas Denik.
Dari total 209 penderita demam berdarah sepanjang 2022, kata Denik, mayoritas merupakan anak usia 5-15 tahun. Jumlahnya mencapai 114 kasus dan dua kematian.
Disusul dengan usia 15-44 tahun sebanyak 71 kasus, pasien usia 1-4 tahun yakni 12 kasus, pasien usia 45 tahun ke atas 10 kasus, dan pasien di bawah satu tahun terdapat dua kasus.
Advertisement
Imbauan
Pihaknya mengimbau masyarakat melakukan gerakan 3M untuk memberantas sarang nyamuk. Pertama, menguras dan menutup tempat penampungan air. Kedua, memanfaatkan barang bekas. Ketiga, membersihkan lingkungan sekitar.
"Jika terdapat anggota keluarga yang mengalami demam, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat," imbau Denik, dikutip dari ANTARA.
Sementara itu, tim Dinkes PPKB berkomitmen mengintensifkan pemantauan di wilayah-wilayah rawan demam berdarah. Mereka melakukan pengasapan atau fogging di wilayah temuan kasus, serta menjalankan program juru pemantau jentik (jumantik).
"Semua wilayah di Kota Madiun berpotensi. Upaya sudah kami lakukan. Kami harap masyarakat juga ikut menjaga lingkungannya masing-masing," tandasnya.