Serasa di Venesia, Begini Keindahan Sungai Kalimas hingga Jembatan Petekan

Di tengah panasnya cuaca Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia itu menawarkan wisata mulai dari yang berbayar hingga murah meriah. Salah satunya, wisatawan bisa wisatawan bisa mencoba menyusuri tepian sungai dari Monumen Kapal Selam hingga Jembatan Petekan di kawasan Tanjung Perak.

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
Serasa di Venesia, Begini Keindahan Sungai Kalimas hingga Jembatan Petekan
Susur Sungai Kalimas. ©YouTube/Nagizta Traventure Channel

Di tengah panasnya cuaca Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia itu menawarkan wisata mulai dari yang berbayar hingga murah meriah. Bila tak ingin menghabiskan banyak uang namun meninggalkan cerita berkesan, wisatawan bisa mencoba menyusuri tepian sungai dari Monumen Kapal Selam hingga Jembatan Petekan di kawasan Tanjung Perak.

Apalagi di Jembatan Petekan, kawasan tepian sungai telah tertata dengan adanya taman yang menyediakan banyak objek bagi wisatawan. Salah satunya adalah wisata edukasi untuk anak-anak. Selain itu juga ada spot foto, tempat nongkrong, dan masih banyak lagi.

Lantas apa saja sensasi yang akan dirasakan wisatawan dari kegiatan susur sungai itu? Berikut selengkapnya:

Semakin Cantik

Dilansir dari ANTARA, penataan Taman Petekan memadukan konsep wisata kuliner, edukasi, belanja, serta wisata sejarah. Hal ini membuat wisatawan merasakan banyak hal saat berkunjung.

Selain itu, Sungai Kalimas kini dapat diandalkan untuk menjadi primadona baru destinasi wisata air di Kota Surabaya. Sungai yang mengalir di tengah-tengah Kota Surabaya ini bagian tepiannya sudah ditata sedemikian rupa sehingga tampak lebih cantik, menarik, dan menggoda wisatawan.

Penataan sungai pun juga telah dilakukan dari jantung kota hingga kawasan pelabuhan di Tanjung Perak.

Serasa di Venesia

Wali Kota Surabaya, Edi Cahyadi, mengatakan bahwa konsep wisata air Sungai Kalimas ini menghadirkan suasana seperti di Thailand, serta jelajah kanal seperti di Venesia, Italia.

“Dengan begitu, kami berharap warga Kota Surabaya tidak perlu jauh-jauh pergi ke Thailand atau Italia untuk bisa menikmati wisata air,” kata Edi.

Dalam proyek penataan kawasan tepi sungai ini, Pemkot Surabaya menggandeng PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3.

Ikon Heritage

Sementara itu General Manager dan Terminal Penumpang PT Pelindo Sub Regional Jawa Dhany Rachmad Agustian mengatakan eksistensi kapal pelayaran rakyat jenis pinisi yang terbuat dari kayu merupakan ikon heritage yang dapat menjadi daya tarik wisatawan.

“Kami mempertahankan eksistensi kapal-kapal kayu yang ada di sini untuk kegiatan wisata. Selain itu kami juga akan melakukan perbaikan dan perawatan fasilitas yang ada di sini. Terutama pada akses jalan yang sangat bermanfaat dalam pembangunan wisata Kalimas,” kata Dhany.

Ruang Generasi Muda

Dhany berharap, penataan kawasan tepian sungai itu dapat membawa dampak positif bagi banyak pihak. Selain itu, keberadaannya diharapkan dapat menjadi magnet baru wisatawan.

“Kami juga membuka ruang bagi generasi muda agar lebih banyak mengeksplor kegiatan yang ada di Pelabuhan Kalimas ini,” kata Dhany.

Rekomendasi