6 Manfaat Daun Cilantro bagi Kesehatan, Bantu Turunkan Tekanan Darah

Banyak orang menggunakan daun cilantro sebagai perasa tambahan dalam berbagai hidangan seperti sup, salad, kari, dan masakan lainnya. Namun tahukah Anda bahwa daun yang satu ini juga menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh? Berikut ulasan selengkapnya.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
6 Manfaat Daun Cilantro bagi Kesehatan, Bantu Turunkan Tekanan Darah
Ilustrasi daun ketumbar. ©2019 Merdeka.com/Pixabay

Manfaat daun cilantro bagi kesehatan tubuh sangat menarik untuk Anda ketahui. Cilantro, atau yang juga dikenal sebagai daun ketumbar, adalah tanaman herbal beraroma khas yang umum digunakandalam berbagai masakan asli Amerika Tengah, Timur Tengah, dan Asia.

Banyak orang menggunakan daun cilantro sebagai perasa tambahan dalam berbagai hidangan sepertisup, salad, kari, dan masakan lainnya. Cilantro atau ketumbar(Coriandrum sativum L) adalah bagian dari keluarga Apiaceae, yang terdiri dari 3.700 spesies, termasuk wortel, seledri, dan peterseli.

Semua bagian pada tanaman ini dapat dimakan, dan paling sering digunakan orang untuk memasak. Daun cilantro juga merupakan antioksidan yang baik. Tahukah Anda bahwa daun yang satu ini menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh?

Dilansir dari medicalnewstoday.com dan healthline.com, ini dia penjelasan selengkapnya.

Manfaat daun cilantro yang pertama adalah dapat membantu mnurunkan kadar gula darah. Gula darah tinggi merupakan faktor risiko diabetes tipe 2. Di lain sisi, biji ketumbar, ekstrak, dan minyaknya semua dapat membantu menurunkan gula darah.

Faktanya, orang yang memiliki gula darah rendah atau minum obat diabetes harus berhati-hati dengan ketumbar karena ia sangat efektif dalam menurunkan gula darah. Penelitian pada hewan pun menunjukkan bahwa biji ketumbar mengurangi gula darah dengan meningkatkan aktivitas enzim yang membantu menghilangkan gula dari darah.

Sebuah studi pada tikus dengan obesitas dan gula darah tinggi menemukan bahwa dosis tunggal (9,1 mg per pon berat badan atau 20 mg per kg) ekstrak biji ketumbar menurunkan gula darah sebesar 4 mmol/L dalam 6 jam, mirip dengan efek dari obat gula darah glibenclamide.

2. Kaya Antioksidan

Manfat daun cilantro yang kedua adalah kaya akan antioksidan penambah kekebalan tubuh. Ketumbar menawarkan beberapa antioksidan, yang dapat mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidannya telah terbukti mampu melawan peradangan di tubuh.

Senyawa ini termasuk terpinene, quercetin, dan tokoferol, yang mungkin memiliki efek antikanker, meningkatkan kekebalan, dan neuroprotektif, menurut penelitian tabung dan hewan.

Satu studi tabung menemukan bahwa antioksidan dalam ekstrak biji cilantro menurunkan peradangan dan memperlambat pertumbuhan sel kanker paru-paru, prostat, payudara, dan usus besar.

Manfaat daun cilantro yang ketiga adalah untuk membantu menjaga kesehatan otak. Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, beberapa penelitian terdahulu telah menyatakan bahwa mengonsumsi daun cilantro dapat mengurangi penyakit kognitif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Dalam satu penelitian, ekstrak cilantro atau ketumbar mengurangi serangan kejang dan mencegah kerusakan sel saraf pada tikus. Di lain, ketika daun ketumbar segar ditambahkan ke makanan tikus laboratorium, para ilmuwan melihat peningkatan dalam memori mereka.

4. Cegah Penyakit Bawaan Makanan

Manfaat daun cilantro yang ke empat adalah untuk membantu mencegah penyakit bawaan akibat makanan. Tanaman yang satu ini diketahui mengandung dodecenal, senyawa antimikroba yang dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit yang disebabkan oleh makanan yang tercemar.

Senyawa ini efektif melawan Salmonella, mikroba yang dapat menyebabkan keracunan makanan yang mengancam jiwa. Studi lain menemukan bahwa senyawa dalam cilantro juga efektif melawan beberapa bakteri, termasuk yang menyebabkan penyakit bawaan makanan dan infeksi yang didapat di rumah sakit.

Manfaat daun cilantro yang kelima adalah memiliki efek yang baik untuk jantung. Beberapa penelitian pada hewan dan tabung percobaan menunjukkan bahwa cilantro dapat menurunkan faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol LDL (buruk).

Ekstrak cilantro tampaknya bertindak sebagai diuretik, membantu tubuh membuang kelebihan natrium dan air. Ini dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketumbar dapat membantu menurunkan kolesterol juga.

Satu studi menemukan bahwa tikus yang diberi biji ketumbar mengalami penurunan kolesterol LDL (jahat) yang signifikan dan peningkatan kolesterol HDL (baik). Terlebih lagi, banyak orang menemukan bahwa manyantapenak seperti ketumbar membantu mengurangi asupan natrium, yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.

6. Jaga Kondisi Kulit

Manfaat daun cilantro yang keenam adalah untuk membantu menjaga kondisi kulit. Cilantro diketahui memiliki beberapa manfaat untuk kulit, termasuk untuk ruam ringan seperti dermatitis.

Studi mencatat bahwa antioksidan dalam ekstrak cilantro dapat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan penuaan kulit yang dipercepat, serta kerusakan kulit akibat radiasi ultraviolet B.

Selain itu, banyak orang mengonsumsi jus daun cilantro untuk mengatasi kondisi kulit seperti jerawat, pigmentasi, sifat berminyak pada kulit, atau kekeringan. Meskipun demikian, penelitian tentang penggunaan ini masih diperlukan lagi.

Rekomendasi