Putra pertama Fairuz A Rafiq, King Faaz beberapa waktu belakangan ini tengah menjadi sorotan publik. Selain ketampanannya yang sudah terpancar di usia muda, sikap Faaz yang begitu santun juga menjadi perhatian.
Faaz kemudian banjir tawaran untuk menjadi bintang tamu di beberapa kanal Youtube dan stasiun televisi. Sebagai anak kecil seusianya, Faaz tentu masih memiliki sikap polos meski didewasakan keadaan.
Melansir dari kanal Youtube Melaney Ricardo, terungkap bahwa Faaz memiliki trauma terhadap masalah kedua orang tuanya 'ikan asin'. Meski sudah terlewat, kasus yang dibuat oleh Galih Ginanjar ayah kandungnya ini membuatnya ketakutan bertemu wartawan.
Berikut selengkapnya:
Advertisement
Masih begitu kecil saat menghadapi kasus 'ikan asin', siapa sangka Faaz sudah mengerti jika kedua orang tuanya tak baik-baik saja. Faaz bahkan mengaku bukan hanya dirinya saja yang tahu soal kasus 'ikan asin', namun juga teman-temannya. Ia sempat menjadi bulan-bulanan pertanyaan teman-temannya terkait perseteruan kedua orang tuanya.
"Abang kan udah tau apa yang terjadi. Di sekolah di ini juga. Di sekolah juga digituin juga, dibully. Pengin nyamperin, ya ngomongin masalah itu," tutur Faaz.
Advertisement
©2022 Merdeka.com/Instagram King Faaz
Melihat trauma sang putra kembali, Fairuz kemudian menjelaskan kepada Melaney bagaimana Faaz berusaha bertahan dalam masalah. Menurut penuturannya, Faaz selalu berusaha menghindari wartawan lantaran takut ditanya seputar Galih dan kasus 'ikan asin'. Jika sebelumnya Faaz sudah mulai bersikap biasa dan stabil, kali ini trauma Faaz terhadap wartawan kembali.
"Lagi buka puasa bersama di acara gitu, mau wawancara. Kabur dia. Jadi trauma, ketakutan. Akhirnya dia setiap ngeliat wartawan 'Aku nggak mau, dia mau nanya apa' jadi takut banget. Anakku tadinya udah nggak kenapa-kenapa, jadi nggak baik-baik aja" timpal Fairuz.