Penyebab Kucing Mendengkur yang Menarik Diketahui, Ini Ulasannya

Kucing mengeluarkan suara mendengkur dengan mengontrol aliran udara saat mereka bernapas, menggunakan otot-otot di laring dan diafragma mereka. Kucing sudah mulai mendengkur setelah beberapa hari dilahirkan. Berikut ini adalah ulasan mengenai beberapa penyebab kucing mendengkur yang menarik untuk Anda ketahui.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Penyebab Kucing Mendengkur yang Menarik Diketahui, Ini Ulasannya
Ilustrasi Kucing. ©2021 Merdeka.com/pexels-matteo-petralli

Mendengkur adalah suara paling umum yang dikeluarkan oleh kucing. Kucing mendengkur seringkali diasosiasikan dengan perasaan nyaman dan puas, yang berarti mereka sedang dalam suasana hati yang baik.

Meski demikian, kucing mendengkur tak hanya mengindikasikan hal-hal yang positif. Sebagai pemilik, Anda harus lebih peka untuk memahami apa arti dengkuran kucing tersebut, yang bisa bermacam-macam artinya.

Belum ada yang tahu pasti mengapa kucing mendengkur, meskipun ada beberapa upaya untuk menebak maksudnya. Dari banyak pengamatan, kucing akan mendengkur apabila mereka sedang merasa senang.

Beberapa kucing juga mendengkur ketika mereka lapar, terluka, atau ketakutan. Dan yang paling mengejutkan, frekuensi mendengkur ternyata juga telah terbukti merangsang regenerasi tulang.

Kucing mengeluarkan suara mendengkur dengan mengontrol aliran udara saat mereka bernapas, menggunakan otot-otot di laring dan diafragma mereka. Kucing sudah mulai mendengkur setelah beberapa hari dilahirkan.

Berikut ini adalah ulasan mengenai beberapa penyebab kucing mendengkur yang menarik untuk Anda ketahui, dilansir daripets.webmd.com.

Berikut ini adalah beberapa penyebab utama kucing mendengkur yang perlu diketahui;

  • Suasana hati yang bahagia

Jika kucing Anda terlihat santai, mata setengah tertutup dan sebagian besar ekor diam, Anda dapat menganggap kucing mendengkur karena suasana hatinya sedang senang dan merasa nyaman dengan keadaan sekitar.

  • Memikirkan makanan

Kucing mendengkur saat waktu makan dan saat mereka lapar. Saat mendengkur untuk makanan, mereka menggabungkan dengkuran normal dengan suaranya yang umum dikeluarkan.

  • Ikatan anak kucing-ibu kucing

Anak kucing sudah dapat mendengkur pada usia beberapa hari, dan hal ini merupakan cara mereka memberi tahu induknya di mana mereka berada atau bahwa mereka baik-baik saja. Mendengkur juga membantu ikatan anak kucing dan induknya, dan induk kucing menggunakan dengkuran sebagai lagu pengantar tidur.

  • Menenangkan diri

Banyak kucing mendengkur saat terluka atau kesakitan. Mendengkur adalah cara kucing untuk menenangkan dirinya sendiri, sama seperti anak manusia yang menghisap ibu jari atau menangis agar merasa lebih baik.

  • Penyembuhan

Para ahli percaya bahwa mendengkur membantu kucing menjadi lebih sehar dengan lebih cepat. Dengkuran frekuensi rendah menyebabkan getaran di dalam tubuh yang dapat menyembuhkan tulang dan luka, membangun dan memperbaiki tendon, memudahkan pernapasan dan mengurangi rasa sakit dan bengkak. Ini bisa menjelaskan mengapa kucing mampu bertahan saat jatuh dari tinggi dan memiliki lebih sedikit komplikasi setelah operasi daripada anjing.

Tahukah Anda bahwa dengkuran kucing juga bermanfaat bagi manusia? Sebuah studi jangka panjang yang dilakukan oleh University of Minnesota Stroke Center menemukan bahwa pemilik kucing cenderung meninggal karena penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan non-pemilik kucing, dan beberapa telah menemukan bahwa paparan dengkuran kucing menjadi salah satu bagian dari alasan ini.

Setiap kucing mendengkur dengan cara dan volume yang berbeda. Beberapa kucing mendengkur dalam keheningan yang hampir sempurna, dan satu-satunya cara untuk mengetahui bahwa mereka sedang mendengkur adalah dengan menyentuh leher atau tenggorokan mereka untuk merasakan getarannya.

Konon, kucing lain tampaknya tidak mendengkur sama sekali dan para ilmuwan masih mencoba memahami alasannya. Kucing liar lebih cenderung tidak mendengkur daripada kucing rumahan, yang mengarah ke teori bahwa induk kucing liar mencegah anak kucingnya untuk mendengkur, guna mencegah mereka menarik predator.

Para ilmuwan juga mencatat bahwa kucing liar jauh kurang vokal daripada kucing rumah peliharaan, di mana mereka seringkali hanya mengeong dan mendengkur saat masih kecil lalu meninggalkan kebiasaan selama masa dewasa. Sementara kucing rumahan mengembangkan kecenderungan vokal mereka untuk berkomunikasi lebih baik dengan manusia.

Rekomendasi