5 Vitamin Penambah Energi yang Baik Dikonsumsi, Tingkatkan Asupannya

Anda perlu cara lain untuk memasok dan mempertahankan kebutuhan energi. Salah satu cara paling ampuh dan banyak dilakukan dengan mengonsumsi vitamin atau suplemen yang secara khusus memiliki kandungan untuk meningkatkan energi. Berikut beberapa jenis vitamin penambah energi alami yang dapat Anda konsumsi.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
5 Vitamin Penambah Energi yang Baik Dikonsumsi, Tingkatkan Asupannya
Ilustrasi vitamin. ©shutterstock.com/monticello

Mengonsumsi makanan seimbang, berolahraga secara teratur dan cukup tidur adalah cara terbaik untuk mempertahankan tingkat energi alami dari tubuh Anda. Tetapi, banyak dari hal-hal ini tidak selalu dapat mencukupi kebutuhan energi.

Anda perlu cara lain untuk memasok dan mempertahankan kebutuhan energi tersebut. Salah satu cara paling ampuh dan banyak dilakukan dengan mengonsumsi vitamin atau suplemen yang secara khusus memiliki kandungan untuk meningkatkan energi.

Untungnya, terdapat banyak jenis vitamin penambah energi yang dapat Anda gunakan untuk kepentingan ini. Berikut beberapa jenis vitamin penambah energi alami yang dapat Anda konsumsi, dilansir dari healthline.com.

Vitamin B12

Vitamin penambah energi yang pertama adalah vitamin B12. Vitamin B12 diperlukan oleh sel untuk menghasilkan energi. Vitamin B12 bertanggung jawab untuk membentuk sel darah merah, yang mengangkut oksigen dalam darah ke seluruh tubuh. Setelah oksigen tiba ke sel-sel tubuh Anda, ia digunakan untuk produksi energi.

Vitamin B12 juga memainkan peran penting dalam fungsi neurologis. Menurut panduan yang diterbitkan oleh US National Institute of Health, jika Anda tidak mengonsumsi cukup vitamin B12 dalam makanan, Anda akan berisiko lebih besar mengalami kelelahan, kelemahan, atau penurunan berat badan.

Vegetarian dan vegan cenderung rendah akan tingkat vitamin B12, karena kurang mengonsumsi makanan penyedia vitamin B12 seperti ikan, daging, telur, susu, dan banyak makanan lain yang diperkaya.

Orang dewasa yang lebih tua, atau orang dengan gangguan pencernaan seperti penyakit Crohn, juga berisiko mengalami defisiensi karena mereka kurang mampu menyerap B12 yang mereka konsumsi. Jika Anda merasa lelah, makan makanan yang kaya vitamin B12 atau mengonsumsi suplemen dapat membantu meningkatkan tingkat energi Anda.

Coenzyme Q10

Vitamin penambah energi yang kedua adalah Coenzyme Q10 yang sangat penting untuk produksi energi. Coenzyme Q10 (alias CoQ10) adalah antioksidan yang diperlukan untuk fungsi sel yang tepat, ditemukan di setiap sel tubuh. Sel-sel Anda membutuhkan CoQ10 untuk menghasilkan energi, dan penelitian menunjukkan bahwa ini bermanfaat bagi pasien dengan penyakit kardiovaskular.

CoQ10 ditemukan dalam daging, terutama daging organ, serta ikan dan kacang tanah. Sementara tubuh mampu memproduksi CoQ10, kemampuan untuk melakukannya secara alami berkurang seiring bertambahnya usia, jadi ada baiknya mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen CoQ10 untuk manfaat di kemudian hari.

Zat Besi

Vitamin penambah energi yang ketiga adalah zat besi. Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke organ dan jaringan di seluruh tubuh.

Tanpa kadar zat besi yang cukup, sel darah merah tidak dapat secara efektif membawa oksigen ke jaringan tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yang dapat membuat Anda merasa lelah dan lemah. Penyebab anemia defisiensi besi meliputi:

  • Diet rendah zat besi: Sumber zat besi terkaya dalam makanan termasuk daging dan makanan laut. Untuk alasan ini, kebutuhan zat besi bagi vegan 1,8 kali lebih tinggi daripada orang yang makan daging.
  • Kehilangan darah: Lebih dari setengah zat besi tubuh ada dalam darah Anda. Oleh karena itu, kehilangan darah melalui menstruasi berat atau pendarahan internal dapat secara dramatis menguras kadarnya.
  • Kehamilan: Wanita hamil membutuhkan zat besi dua kali lebih banyak untuk mendukung pertumbuhan janin normal. Sayangnya, sekitar setengah dari semua wanita hamil mengalami anemia defisiensi besi.

Dalam kasus ini, suplemen vitamin yang mengandung zat besi diperlukan untuk memperbaiki kekurangan dan menghindari komplikasi yang terkait dengan anemia defisiensi besi, termasuk kelelahan.

Namun, karena ada risiko kesehatan dari asupan zat besi yang berlebihan, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui apakah suplemen zat besi adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

Magnesium

Memberi asupan magnesium pada tubuh juga dapat membantu meningkatkan energi. Magnesium adalah salah satu mineral yang paling melimpah dalam tubuh, dan diperlukan untuk lebih dari 300 reaksi biokimia yang berbeda, termasuk fungsi otot dan saraf, kontrol glukosa darah, dan produksi energi.

Magnesium umumnya ditemukan dalam makanan seperti ikan, almond, dan biji-bijian, dan merupakan sumber energi yang sangat baik. Menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh National Institute of Health, magnesium telah terbukti mampu memperbaiki gejala insomnia.

Jika kesulitan tidur berkontribusi pada rasa kelelahan Anda, mengonsumsi suplemen magnesium dapat meningkatkan kualitas tidur dan membantu Anda mendapatkan kualitas istirahat yang lebih baik.

Creatine

Creatine adalah senyawa yang secara alami ditemukan dalam daging merah, babi, unggas dan ikan. Creatine bertindak sebagai sumber energi cepat dalam tubuh Anda. Adenosin trifosfat (ATP) adalah sumber energi kehidupan. Ketika tubuh menggunakan ATP untuk energi, ia kehilangan gugus fosfat dan menjadi adenosin difosfat.

Oleh karena itu, ketika tubuh Anda membutuhkan sumber energi yang cepat, creatine dapat meminjamkan fosfatnya ke ADP dan menjadi ATP. Ini memberi Anda energi yang dibutuhkan untuk latihan intensitas tinggi dan durasi pendek.

Rekomendasi