Memiliki hubungan yang sehat dengan semua jenis makanan adalah hal yang penting untuk pikiran dan tubuh. Terlebih, memulai atau menciptakan hubungan yang seimbang dengan cokelat secara khusus akan memiliki dampak positif yang signifikan pada kesehatan Anda secara keseluruhan.
Meskipun cokelat memiliki reputasi yang buruk karena menyebabkan penambahan berat badan, sejumlah manfaat kesehatan juga dikaitkan dengannya.Cokelat menerima banyak sentimen buruk karena kandungan lemak dan gulanya yang tinggi. Konsumsinya telah dikaitkan dengan jerawat, obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, dan diabetes.
Namun, menurut ulasan tentang efek kesehatan cokelat yang diterbitkan di Jurnal Kedokteran Belanda, terdapat juga manfaat makan cokelat bagi kesehatan. Para penulis menunjuk pada penemuan bahwa kakao, bahan utama dalam cokelat, mengandung senyawa fenolik yang aktif secara biologis.
Hal ini lalu mendorong penelitian tentang bagaimana senyawa dalam cokelat tersebut berdampak pada penuaan, dan kondisi seperti stres oksidatif, regulasi tekanan darah, dan aterosklerosis.
Cokelat terbuat dari biji pohon kakao Theobroma tropis. Peradaban Olmec di Mesoamerika tercatat sebagai pengguna cokelat sebagai bahan makanan. Setelah penemuan benua Amerika oleh Eropa, cokelat menjadi sangat populer di dunia yang lebih luas, dan permintaannya meledak.
Cokelat lantas menjadi produk makanan populer yang hingga kini dinikmati jutaan orang setiap hari, berkat rasanya yang unik, kaya, dan manis.Berikut ini adalah beberapa manfaat makan cokelat yang menarik untuk Anda ketahui, dilansir dari laman Medical News Today.
Advertisement
1. Kurangi Kadar Kolesterol
Manfaat makan cokelat yang pertama adalah untuk membantu mengurangi kadar kolesterol. Satu studi yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa konsumsi cokelat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL), juga dikenal sebagai “kolesterol jahat.”
Para peneliti menyelidiki apakah cokelat batangan yang mengandung sterol (PS) dan kakao flavanol (CF) memiliki efek pada kadar kolesterol. Para penulis menyimpulkan bahwa konsumsi cokelat batangan secara teratur yang mengandung PS dan CF, sebagai bagian dari diet rendah lemak, dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah.
2. Baik untuk Fungsi Kognitif
Manfaat makan cokelat yang kedua adalah untuk menunjang fungsi kognitif. Para ilmuwan di Harvard Medical School telah menyarankan bahwa minum dua cangkir cokelat panas sehari dapat membantu menjaga otak tetap sehat dan mengurangi penurunan memori pada orang tua.
Para peneliti menemukan bahwa cokelat panas membantu meningkatkan aliran darah ke bagian otak yang membutuhkannya. Karena area otak yang berbeda membutuhkan lebih banyak energi untuk menyelesaikan tugasnya, mereka juga membutuhkan aliran darah yang lebih besar. Hubungan ini, yang disebut kopling neurovaskular, memainkan peran penting dalam penyakit seperti Alzheimer.
Hasil percobaan laboratorium, yang diterbitkan pada tahun 2014, menunjukkan bahwa ekstrak kakao, yang disebut lavado, dapat mengurangi atau mencegah kerusakan pada jalur saraf yang ditemukan pada pasien dengan penyakit Alzheimer. Ekstrak ini bisa membantu memperlambat gejala seperti penurunan kognitif.
Studi lain, yang diterbitkan pada tahun 2016 di jurnal Appetite, menyarankan makan cokelat setidaknya sekali seminggu dapat meningkatkan fungsi kognitif.
Advertisement
3. Turunkan Risiko Penyakit Jantung
Manfaat makan cokelat yang ketiga adalah untuk membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Penelitian yang diterbitkan di The BMJ menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung hingga sepertiga.
Berdasarkan pengamatan mereka, penulis menyimpulkan bahwa tingkat konsumsi cokelat yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan risiko gangguan kardiometabolik yang lebih rendah. Meski begitu, studi eksperimental lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi apakah mengonsumsi cokelat benar-benar bermanfaat.
4. Kurangi Risiko Stroke
Manfaat makan cokelat yang ke empat adalah untuk membantu mengurangi risiko terkena penyakit stroke. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 44.489 orang di Kanada, ditemukan bahwa orang yang makan satu porsi cokelat 22 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak. Selain itu, mereka yang mengonsumsi sekitar dua ons cokelat seminggu memiliki kemungkinan 46 persen lebih kecil untuk meninggal karena stroke.
Sebuah studi lebih lanjut, yang diterbitkan dalam jurnal Heart pada tahun 2015, melacak dampak diet pada kesehatan jangka panjang dari 25.000 pria dan wanita. Temuan menunjukkan bahwa makan hingga 100 gram (g) cokelat setiap hari dapat dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.
Advertisement
5. Bantu Pertumbuhan dan Perkembangan Janin
Manfaat makan cokelat yang kelima adalah untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan janin. Mengonsumsi 30g (sekitar satu ons) cokelat setiap hari selama kehamilan dapat membawa manfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan janin, menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan pada Pertemuan Kehamilan 2016 dari Masyarakat untuk Pengobatan Maternal-Fetal di Atlanta, GA.
6. Tingkatkan Performa Atletik
Manfaat makan cokelat yang ke enam adalah untuk membantu meningkatkan performa atletik. Temuan yang diterbitkan dalam The Journal of International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa mengonsumsi sedikit cokelat hitam dapat meningkatkan ketersediaan oksigen selama pelatihan kebugaran.
Para peneliti mempelajari pengendara sepeda yang melakukan uji waktu di Inggris menemukan bahwa setelah makan cokelat hitam, pengendara menggunakan lebih sedikit oksigen saat bersepeda dengan kecepatan sedang dan juga menempuh jarak lebih jauh dalam uji waktu dua menit.
Para ilmuwan percaya bahwa keberhasilan cokelat hitam dalam hal ini adalah karena mengandung flavonol yang dikenal sebagai epicatechins, yang meningkatkan pelepasan oksida nitrat dalam tubuh.