Rambah Kursi Sutradara, Syakir Daulay Ungkap Kesulitan yang Dihadapi
Merdeka.com - Terjun di dunia hiburan sebagai seorang aktor rupanya tak membuat Syakir Daulay mudah berpuas diri. Adik dari Zikri Daulay ini selalu berusaha mengembangkan bakatnya. Ia juga merambah dunia tarik suara untuk memperluas cakupannya di dunia hiburan.
Dikenal sebagai seorang aktor dan penyanyi belum juga membuat Syakir berhenti mengeksplorasi dirinya. Belum lama ini Syakir memberanikan diri untuk menduduki kursi sutradara dalam sebuah film Indonesia. Aku Bukan Jodohnya menjadi film pertama yang digarap oleh Syakir.
Melansir dari Fimela, Syakir mengaku jika pada awalnya ia tak berpikir untuk terjun sebagai sutradara. Namun rupanya waktu memberinya kesempatan untuk lebih mengembangkan lagi kualitas dirinya. Didampingi oleh Deddy Mizwar, Syakir mantap maju sebagai sutradara.
Masih berusia 19 tahun, tentu bukan hal mudah bagi Syakir menjadi seorang sutradara. Kepada rekan media, ia membeberkan kesulitan yang dihadapinya. Berikut rangkuman pernyataan Syakir Daulay yang berhasil ditulis oleh Merdeka.
Sempat Tak Terpikir Menjadi Sutradara

©2021 Merdeka.com/instagram.com
Sempat tak berpikir menjadi sutradara, Syakir menyebut jika keinginannya muncul baru 2 tahun belakangan. Keadaan pandemi yang membuatnya kerap di rumah rupanya memberikan waktu untuk berpikir tentang film remaja penuh pesan. Hal inilah yang membuat Syakir berani menjajal kursi sutradara.
"Awalnya bikin film ini, sebenarnya nggak kepikiran. Selama 2 tahun kerja sama pak haji Deddy (Mizwar), gatel mau bikin film. Pas pandemi juga sering di rumah dan lihat film anak muda zaman sekarang, kita nonton 2 jam nggak dapet apa-apa. Film ini walau film romantis dan komedi, tetap ada pesannya," ungkapnya.
Kesulitannya Melawan Penilaian Orang

©2021 Merdeka.com/instagram.com
Tak cukup mulus, Syakir mengaku menjadi sutradara di usia mudah adalah hal yang penuh tantangan. Dinilai terlalu muda, Syakir harus melawan penilaian orang lain yang menganggap remeh. Beruntung Syakir dipertemukan dengan pemain-pemain yang juga mudah diarahkan.
"Kesulitan jadi sutradara muda, saya masih 19 tahun. Orang zaman sekarang nggak percaya gitu aja, gue harus bikin orang percaya, temen-temen (cast) percaya. Lumayan sulit ketika gue bilang ke temen artis cewe, itu sulit banget, sampai gue udah pasrah, baru datang Ica Maysha. Ketemu sama dia dan pengalaman sama jadi nggak susah direct-nya," pungkasnya.
(mdk/vna)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya