Potret Petilasan Prabu Hayam Wuruk, Lambang Kemakmuran Desa di Mojokerto
Merdeka.com - Situs Reco Banteng yang diyakini sebagai petilasan Prabu Hayam Wuruk berada di Dusun/Desa Panggih, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Saat pertama kali ditemukan, wujudnya adalah tugu batu dan di dekatnya terdapat arca berbentuk Banteng.
Kini, arca Banteng itu sudah tidak ada di sana. Pasalnya, pada masa kolonial Belanda, arca di petilasan tersebut diboyong ke negeri kincir angin itu.
Lambang Kemakmuran Desa

©2021 Merdeka.com/Dok. Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Mojokerto
Masyarakat setempat memperlakukan situs Reco Banteng layaknya makam, yakni dengan membangun cungkup dan kijing. Hal itu tidak lepas dari keyakinan mereka bahwa tempat tersebut adalah makam atau petilasan Prabu Hayam Wuruk.
Di dekat petilasan, ada sebuah pohon besar yang di bawahnya terdapat seonggok batu. Masyarakat setempat menganggap batu itu sebagai benda keramat, sebagaimana dikutip dari Buku Informasi Pariwisata Kabupaten Mojokerto (2011, hlm. 27) yang diterbitkan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto.
Oleh penduduk setempat tugu batu tersebut diperlakukan layaknya makam dengan membangun cungkup dan kijing. Hal ini dikarenakan lokasi ditemukannya tugu diyakini sebagai makam atau petilasan Prabu Hayamwuruk. Sedang Di dekat petilasan, terdapat pohon besar yang di bawahnya terdapat seonggok batu. Oleh penduduk batu inipun dianggap keramat.
Petilasan Prabu Hayam Wuruk dianggap masyarakat sebagai lambing kemakmuran desa. Tak heran jika pemegang jabatan juru kunci selalu merangkap jabatan sebagai Tuwo-wo alias petugas pengatur irigasi tradisional.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya