Pintu Kontainer Terbuka Muatan Tumpah di Telung Lamong, Aksi Warga Tuai Sorotan
Merdeka.com - Pintu sebuah kontainer di pelabuhan logistik Terminal Teluk Lamong, Kota Surabaya, Jawa Timur, terbuka hingga mengakibatkan barang muatannya tumpah ruah di laut. Detik-detik barang muatan kontainer tumpah ke wilayah perairan itu diabadikan oleh seorang saksi mata yang akrab disapa Kang Karto.
Video yang kemudian diunggah oleh akun Instagram @lamongan_terkini itu pun mendapat banyak komentar dari warganet. Mereka menaruh iba kepada pihak-pihak yang akan bertanggung jawab terhadap insiden kontainer yang muatannya tumpah itu.
Insiden pintu kontainer terbuka tidak bisa dicegah karena sebagian kotak pengangkut barang itu berada di laut. Belum diketahui pasti berapa kerugian yang ditimbulkan akibat insiden yang terjadi di pelabuhan logistik Terminal Teluk Lamongan ini.
Aksi Warga
Lihat postingan ini di InstagramSementara pintu kontainer terbuka dan barang muatan bercecer di laut, tampak tiga orang lelaki dewasa dalam satu kapal berlomba-lomba mengambil aneka makanan kemasan yang mengambang di laut.
Pada video amatir yang beredar di media sosial, muatan kontainer yang mengalami insiden kecelakaan di Terminal Teluk Lamong antara lain mi telur kemasan dan beberapa merek makanan ringan kemasan.
Tidak diketahui pasti apa motivasi ketiga pria dewasa tersebut berlomba-lomba mengambil barang yang tercecer di laut dan mengangkutnya dengan kapal kecil. Posisi mereka yang berada tepat di dekat jetty Terminal Teluk Lamong menimbulkan dugaan bahwa ketiga pria dewasa itu sengaja diminta otoritas setempat menyelamatkan barang-barang muatan kontainer. Namun, ada pula yang menduga bahwa mereka mengambil barang-barang muatan kontainer untuk kepentingan pribadi.
Komentar Warganet
Insiden pintu kontainer terbuka hingga muatannya berhamburan di kawasan Terminal Teluk Lamong itu ramai dikomentari warganet.
“Ya Allah, kasihan. Meskipun barangnya terkumpul tetap kena klaim ganti rugi. Kadang ada gudang yang enggak mau menerima, otomatis harus kembali, kalau dikembalikan kadang pabrik juga enggak mau menerima,” komentar pemilik akun Instagram @novia**
“Aku bantu mengumpulkan, kasihan pegawainya,” komentar @akhmad**
Di sisi lain, banyak warganet yang menduga ketiga pria mengumpulkan barang muatan kontainer tumpah ruah di laut dengan kapal kecil nelayan hendak memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Mereka pun tak habis pikir jika motif ketiga pria itu benar-benar untuk mengenyangkan perut sendiri.
“Itu bukan rezeki ya karena ada nama oranglain. Akan haram ketika kamu memakannya atau menjualnya. Sampai sang pemilik mengikhlaskan,” komentar @huda**
“Jangan diambilin (untuk kepentingan pribadi), kasihan sopir dan helper, nanati mereka tanggung jawab. Mereka punya anak istri. Itu (muatan kontainer yang tumpah ruah di laut) enggak gratis, tapi dibebankan helper dan sopir,” imbuh @aprilia**
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya