Pesan Jam Tangan Rp300 Ribu Sistem COD, Video Ibu Marahi Anak Ini Dikritik Netizen
Merdeka.com - Belanja online kini semakin digemari oleh masyarakat Indonesia. Pasalnya kini para pembeli tak perlu repot datang langsung ke toko, tinggal pilih barang di toko online, bayar, dan barang yang dibeli akan dikirim sampai ke rumah.
Namun belanja secara online juga bukannya tidak menimbulkan masalah. Seperti yang baru-baru ini kisahnya tengah viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram wowunix, terlihat seorang anak perempuan berdiri kaku saat dimarahi sang ibu. Anak perempuan yang berdiri membawa guling tersebut ditegur habis-habisan oleh sang ibu karena belanja telah berbelanja online tanpa pengetahuan ibunya. Anak perempuan dalam video itu ternyata sudah memesan sebuah jam tangan seharga Rp300 ribu.
Malangnya, pembelian jam tangan canggih tersebut menggunakan metode pembayaran COD. Mengetahui hal itu sang ibu dari anak perempuan tersebut meluapkan kekesalannya. Ia kemudian merekam adegan memarahi sang anak dan mengunggahnya di media sosial.
Bukannya mendapat dukungan dari netizen, ibu yang mengunggah video memarahi anaknya tersebut panen kritik. Menurut netizen, tidak sepantasnya seorang ibu mengunggah video anak yang sedang di tegur ke media sosial.
Berikut ulasan selengkapnya.
Anak Pesan Jam Tangan 300 Ribu dengan COD

Instagram/©2022 Merdeka.com
Pada awal video, tampak anak perempuan yang memegang guling hanya terpaku saat sang ibu menaikkan nada bicaranya. Tampak juga tangkapan layar berisi pesanan jam tangan lengkap dengan besaran nominal dan metode bayarnya. Dalam video tersebut sang ibu tampak kesal dengan aksi anaknya yang asal menekan tombol pesanan.
"Kalau mau apa-apa tanya dulu. Jangan asal beli-beli aja, neng. Emang punya duit buat bayarnya?," tanya ibu dalam video tersebut.
Aksi Ibu yang Videokan Anak Tuai Kecaman
Bukannya mendapat dukungan, aksi ibu tersebut justru banjir kritik. Tak sedikit netizen yang menyayangkan aksi sang ibu mendokumentasikan dan mengunggah video anaknya di media sosial. Mayoritas netizen tersebut tidak melarang menegur anak, namun hanya menyayangkan aksi sang ibu mengunggah aksinya di media sosial.
"Trus maksudnya direkam dan dipublikasiin apa? Mau mempermalukan anak sendiri? Heran ma orang tua kek gini," tulis seorang netizen.
"Adekny muka.kasian bu, d marahin tp.jgn d publish," imbuh netizen lain.
"Mang bnr ya itu ,marahin anak.. Dengan nada bgtu ,divideoin lg... Bayangin kalau temennya tau.. Tetangga tau.. Ap g jadi bahan bully😢 dy juga ankmu bukkkk... Menasehatinya bs lbh halus," timpal netizen lain.
(mdk/vna)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya