Ngabuburit Seru di Desa Wisata Gunungsari Madiun, Belajar Menulis di Atas Daun Lontar hingga Menikmati Jajanan Tradisional

Desa wisata ini memberikan pengalaman seru yang bikin menunggu waktu berbuka jadi tak terasa lama

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Ngabuburit Seru di Desa Wisata Gunungsari Madiun, Belajar Menulis di Atas Daun Lontar hingga Menikmati Jajanan Tradisional
Desa Wisata Gunungsari Madiun (© 2024 merdeka.com/Kemenparekraf RI dan Disbudpar Jatim)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Desa Gunungsari adalah satu desa wisata pertama di Kabupaten Madiun. Mengutip situs Jadesta  Kemenparekraf, Desa Wisata Gunungsari merupakan satu-satunya desa wisata di wilayah setempat yang berbasiskan budaya Jawa.

Mengutip skripsi karya Denny Setiawan yang berjudul Analisis Strategi Branding Desa Wisata Gunungsari Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun dalam Mewujudkan Kampung Budaya Berbasiskan Budaya Jawa (UMPO, 2021), keberadaan Desa Wisata Gungsari berawal dari inisiasti salah satu warga setempat yang bernama Bernadi Sabit Dangin. Pada tahun 2015, Bernadi mengikuti pelatihan di Jakarta melalui proposal yang telah diajukan tentang rancangan kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis
pariwisata. Pelatihan tersebut difasilitasi The Asian Foundation, sebuah lembaga non profit tingkat Asia.

Berbekal pengalaman selama pelatihan, pada tahun 2017 Bernadi mengisiasi pembentukan
Kelompok Sadar Wisata Sentono Taruno Puroboyo (Pokdarwis Setopuro) di Desa Gunungsari. Pokdarwis inilah yang kemudian mengembangkan Desa Wisata Gunungsari. Pemilihan budaya jawa sebagai daya tarik utama Desa Wisata Gunungsari dilatarbelakangi oleh keinginan masyarakat melestarikan budaya warisan nenek moyang. Ada beragam daya tarik yang ditawarkan Pokdarwis Setopuro selaku pengelola Desa Wisata Gunungsari. Mulai dari Pasar Pundensari, belajar budaya Jawa, hingga berbagai acara festival.

Wisata Kuliner
Dok. Istimewa

Destinasi utama di Desa Wisata Gunungsari adalah Pasar Wisata Kuliner Tradisional Pundensari. Pengunjung bisa menikmati berbagai makanan dan minuman tradisional dengan  suasana pasar tempo dulu.

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Kemenparekraf RI dan Disbudpar Jatim

Beragam jajanan tradisional bisa didapatkan di Pasar Pundensari. Menariknya, pengunjung membeli jajan dengan alat tukar berupa bambu warna-warni. Di sini juga tidak ada makanan dan minuman yang menggunakan kemasan plastik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pengunjung pasar juga disuguhi permainan rakyat, kuis berhadiah, dan kesenian tarian Jawa yang dibawakan seluruh pedagang dan pengelola pasar.

Belajar Budaya Jawa
Dok. Istimewa

Pengunjung bisa belajar berbagai budaya Jawa, salah satunya menulis aksara Jawa di atas daun lontar. Uniknya, Desa Wisata Gunungsari mengajak pengunjung menulis aksara Jawa di atas daun lontar dengan alat tulis berupa kemiri yang dibakar.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain belajar menulis di atas daun lontar, pengunjung juga bisa belajar mengenakan udeng khas Madiun.

Rekomendasi