Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Ulur-Ulur Telaga Buret, Ungkapan Syukur Warga Tulungagung Tak Pernah Alami Kekeringan

Mengenal Ulur-Ulur Telaga Buret, Ungkapan Syukur Warga Tulungagung Tak Pernah Alami Kekeringan

Mengenal Ulur-Ulur Telaga Buret, Ungkapan Syukur Warga Tulungagung Tak Pernah Alami Kekeringan

Telaga Buret jadi sumber kehidupan

Mengenal Ulur-Ulur Telaga Buret, Ungkapan Syukur Warga Tulungagung Tak Pernah Alami Kekeringan

Ulur-Ulur Telaga Buret merupakan upacara adat yang diselenggarakan di desa Sawo Campurdarat, kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Tradisi ini dilakukan sebagai ekspresi rasa syukur kepada Tuhan atas keberadaan Telaga Buret yang memenuhi kebutuhan air warga sekitar.

(Foto: Instagram @inforekreasi)

Warisan Nenek Moyang

Tradisi ini merupakan warisan nenek moyang untuk menyampaikan rasa syukur atas anugerah air Telaga Buret yang mengairi area sawah di Desa Sawo, Gedangan, Ngentrong, dan Gamping. Tradisi ini rutin dilakukan setahun sekali sejak 1995.

Ulur-Ulur Telaga Buret dilaksanakan pada Jumat Legi atau Jumat Pon bulan Selo.

Ulur-Ulur Telaga Buret dilaksanakan pada Jumat Legi atau Jumat Pon bulan Selo.

Pelestarian

Pada tahun 1995, masyarakat dari empat desa yang mendapatkan manfaat langsung Telaga Buret membantuk organisasi sosial kesepuhan yang bernama paguyuban Sendang Tirtomulyo. Paguyuban ini dibentuk dengan tujuan melestarikan budaya Ulur-Ulur, sumber air, dan kelestarian hutan di sekitar Telaga Buret.

Rangkaian Upacara

Beberapa hari sebelum pelaksanaan Ulur-Ulur Telaga Buret, lebih dahulu dilakukan upacara Hep-Hep/Nglampet (membersihkan atau "sesuci") di balai desa Sawo Tulungagung.

Selain itu dalam rangkaian ini terdapat upacara sajian atau disebut Sradan. Di mana masyarakat beberapa daerah membersihkan makam dan membawa bungkusan berisi makanan hasil bumi.

Mengenal Ulur-Ulur Telaga Buret, Ungkapan Syukur Warga Tulungagung Tak Pernah Alami Kekeringan

Prosesi upacara adat Ulur-Ulur mencakup jamasan arca Dewi Sri dan Joko Sedono sebagai simbol kemakmuran. Dikutip dari laman resmi kebudayaan.kemdikbud.go.id, jamasan ini dilakukan oleh sesepuh wanita yang telah diberi mandat oleh kasepuhan.

Dewi Sri dan Joko Sedono

Di daerah pegunungan Kapur Selatan terdapat temuan batu dasar semacam altar dan dua buah arca. Masyarakat setempat meyakini arca itu adalah Dewi Sri dan Joko Sendana yang dipercayai sebagai Dewa Padi. Jamasan dilakukan terhadap kedua arca ini.

Diakui

Diakui

Pada tahun 2020, tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI.

Saksikan langsung serunya tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret.

Jelang Pemilu, Kantor Desa di Sragen 'Diteror' Kembang Kantil

Jelang Pemilu, Kantor Desa di Sragen 'Diteror' Kembang Kantil

Menurut Camat bunga tersebut merupakan bentuk keindahan dan rasa syukur.

Baca Selengkapnya
Turap Penahan Tebing di Taman Margasatwa Ragunan Jebol Akibat Curah Hujan Tinggi

Turap Penahan Tebing di Taman Margasatwa Ragunan Jebol Akibat Curah Hujan Tinggi

Longsor diduga akibat curah hujan yang tinggi pada Minggu kemarin.

Baca Selengkapnya
Jangan Langsung Dibuang! Ini Manfaat Cangkang Telur untuk Peralatan Rumah Tangga Hingga Kecantikan

Jangan Langsung Dibuang! Ini Manfaat Cangkang Telur untuk Peralatan Rumah Tangga Hingga Kecantikan

Kulit telur atau cangkang telur, tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga memiliki kegunaan lain yang mungkin belum banyak diketahui.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Terungkap, Menantu Dibunuh Mertua di Pasuruan Ternyata Mahasiswi UT Unair

Terungkap, Menantu Dibunuh Mertua di Pasuruan Ternyata Mahasiswi UT Unair

Ibunda korban meminta agar pelaku dihukum seberat - beratnya.

Baca Selengkapnya
Kejari Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Sekwan DPRD Seluma yang Rugikan Negara Rp1,2 M

Kejari Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Sekwan DPRD Seluma yang Rugikan Negara Rp1,2 M

Wuriadhi mengungkapkan ketiga tersangka itu yakni HS selaku mantan Pelaksana Tugas (PLT) Sekwan, RH selaku mantan bendahara pengeluaran dan SA selaku PPTK.

Baca Selengkapnya
Heboh Momen Evakuasi Ular Piton di Permukiman Warga, Aksi Emak-Emak Ini Bikin Geleng Kepala

Heboh Momen Evakuasi Ular Piton di Permukiman Warga, Aksi Emak-Emak Ini Bikin Geleng Kepala

Bukan karena ularnya yang berukuran raksasa, namun aksi emak-emak di sekitar lokasi yang mencuri perhatian.

Baca Selengkapnya
Punya 83 Gelar Hingga Tercatat di MURI, Achmad Tarmizi Ngaku Kalah sama si Bungsu yang jadi Perwira TNI

Punya 83 Gelar Hingga Tercatat di MURI, Achmad Tarmizi Ngaku Kalah sama si Bungsu yang jadi Perwira TNI

Pemilik rekor MURI dengan gelar terbanyak, Achmad Tarmizi mengaku kalah dengan anaknya yang baru lulus dari Akmil.

Baca Selengkapnya
Dua Warga Tewas Usai Berkelahi Gara-Gara Ikan Mati Keracunan

Dua Warga Tewas Usai Berkelahi Gara-Gara Ikan Mati Keracunan

Pembunuhan dilakukan pelaku ketika kedua korban baru pulang menghadiri hajatan.

Baca Selengkapnya
Baku Tembak dengan KKB, Satu Anggota Brimob Briptu Agung Gugur

Baku Tembak dengan KKB, Satu Anggota Brimob Briptu Agung Gugur

Korban tewas dengan luka tembakan. Belum diketahui kronologi kejadian.

Baca Selengkapnya