Salah satu kuliner yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Pulau Bali ialah Mujair Nyat-Nyat. Kuliner khas Kintamani ini bisa ditemui di sekitar kawasan Danau Batur Kabupaten Bangli.
Advertisement
Mujair Nyat-nyat adalah salah satu primadona kuliner khas Kintamani yang menarik perhatian wisatawan.
Mengutip situs ejournal.undhiksa.ac.id, ikan mujair diolah dengan cara di nyat-nyat bersama racikan bumbu khas Bali (Base Genep), menjadikan hidangan ini kaya akan cita rasa.
Perpaduan rasa pedas, sedikit asam dan gurih ikan, serta
wangi bumbu Bali menciptakan perpaduan sempurna saat disajikan dengan nasi panas, plecing kangkung, sambal matah, dan kacang goreng.
Nyat-nyat merupakan metode masakan khas Bali di mana bahan makanan dimatangkan dengan cara dimasak dengan air dan bumbu-bumbu sampai airnya menyusut atau tersisa sedikit.
Advertisement
Mujair Nyat-Nyat jadi menu favorit di restoran-restoran sepanjang Jalan Raya Talang Anyar, Kintamani. Wisatawan menyantap mujair sambil menikmati pemandangan alam Gunung dan Danau Batur.
"(Mujair Nyat-Nyat) rasanya beda. Lebih enak, lebih terasa sih bumbunya. Baru pertama kali makan yang bumbunya kayak gini," ujar Yuricha, wisatawan asal Lampung, dikutip dari YouTube Liputan6.
Advertisement
Kuliner ini ramah di kantong. Seporsi mujair nyat-nyat dibanderol seharga Rp25 ribu, sudah lengkap dengan nasi putih dan segelas teh. Jika ingin mencicipi porsi jumbo, harganya pun masih terjangkau yakni Rp35 ribu.
Advertisement
Advertisement
Mujair Nyat-Nyat berkembang pesat hingga bisa dijumpai di beberapa warung tradisional di Bali, tidak terbatas di Kintamani.
Secara umum tidak ada perbedaan antara Mujair Nyat-Nyat di Kintamani maupun di daerah lain di Bali.
Pasalnya, warung-warung penyedia ikan mujair nyat-nyat di daerah lain langsung mengadopsi cara pembuatan dan juga bumbunya dari Kintamani.