Mencicipi Lontong Sayur Harga Seribu Rupiah di Lamongan, Hanya Jualan Dua Hari dalam Sepekan

Warung ini menerapkan konsep self service, di mana pembeli mengambil sendiri apa yang ingin mereka nikmati.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Mencicipi Lontong Sayur Harga Seribu Rupiah di Lamongan, Hanya Jualan Dua Hari dalam Sepekan
Mencicipi Lontong Sayur Harga Seribu Rupiah di Lamongan, Hanya Jualan Dua Hari dalam Sepekan (Merdeka.com)

Mengiris lontong hingga mengambil sayur sendiri.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Setiap daerah biasanya memiliki spot kuliner legendaris. Di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, ada kuliner lontong sayur yang sudah memasuki generasi ketiga. Tak hanya legendaris, kuliner ini terkenal karena harganya sangat murah.

Seribu Rupiah

Lontong sayur yang dapur produksi sekaligus warungnya berlokasi di Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan itu dibanderol seharga Rp1.000 per porsi. Bahkan, pembeli bisa mengambil sayur sepuasnya dengan harga tersebut. Sementara itu, harga berbagai macam gorengannya yakni Rp500 per biji.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain gorengan untuk pendamping lontong sayur seperti bakwan sayur dan tempe, ada juga onde-onde, puli, lopis, dan masih banyak lagi.

(Foto: YouTube Kang Mas Bogek Channel)

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Adapun untuk menu jajanan lengkap berisi lopis, caplak, klepon, dan beberapa lainnya seporsi dibanderol seharga Rp5.000.

Tidak Buka Setiap Hari

Pemilik warung lontong sayur Yu Wur Lamongan menuturkan kini usahanya sudah memasuki generasi ketiga. Warung ini tidak buka setiap hari, melainkan hanya pada malam wage dan malam legi menurut hitungan kalender Jawa. Baru buka pukul 17.00 WIB, warung ini hanya butuh beberapa jam untuk menghabiskan semua stok dagangannya.

Daya Tarik

Daya Tarik
Dok. Istimewa

Selain legendaris dan harganya sangat terjangkau, daya tarik warung ini adalah proses memasaknya masih dilakukan secara tradisional menggunakan kompor tungku dan kayu bakar. Pembeli juga bisa menyaksikan langsung proses memasaknya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat masih menggoreng, pembeli sudah antre ingin membeli gorengan. Bahkan, ketika baru matang dari penggorengan, aneka macam gorengan langsung ludes untuk rebutan para pembeli.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Warung ini menerapkan konsep self service, di mana pembeli mengambil sendiri apa yang ingin mereka nikmati. Mulai mengiris lontong hingga mengambil sayur sendiri.

Lontong sayur ini bisa menjadi salah satu alternatif wisata kuliner saat Anda berkunjung ke Lamongan, Jawa Timur. Anda akan merasakan sensasi menyantap makanan tradisional dengan suasana dapur perdesaan yang khas.

Rekomendasi