Gambar Dekoratif adalah Gambar Penambah Nilai Estetik Objek, Ini Lengkapnya
Merdeka.com - Gambar dekoratif adalah gambar yang bercorak dekor. Gambar dekor tidak menampakkan isi, jarak, perspektif, dan tidak menyerupai bentuk yang sebenarnya. Gambar dekor tampak pipih dan datar. Gambar dekor sering dipakai sebagai penghias bidang datar.
Menggambar dekoratif adalah kegiatan menghias benda. Menggambar dekoratif adalah kegiatan membuat gambar yang berbentuk hiasan bidang atau menghias benda. Menggambar dekoratif yakni memberi corak atau motif hiasan yang menutupi benda untuk memperindah benda tersebut.
Jadi sesuai dengan namanya, gambar dekoratif adalah gambar yang digunakan sebagai dekorasi, pajangan, atau pemanis. Gambar dekoratif adalah bagian dari seni rupa, dan contoh gambar dekoratif bisa berupa hewan, pemandangan, tumbuhan, hingga gambar abstrak. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai gambar dekoratif yang menarik untuk diketahui.
Pengertian Gambar Dekoratif
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dekoratif adalah segala sesuatu yang berkenaan dengan hiasan. Sementara gambar adalah karya seni rupa dua dimensi. Jadi, gambar dekoratif adalah gambar yang dibuat dengan tujuan menghias.
Gambar dekoratif adalah gambar yang digunakan untuk membuat sesuatu menjadi lebih menarik. Gambar dekoratif juga disebut dengan ornamen. Ornamen adalah hiasan yang membuat sesuatu lebih indah atau meriah.
Menurut Sukaryono (2009) gambar dekoratif adalah menggambar bentuk-bentuk yang tujuannya menghias bidang datar. Menggambar hiasan ini juga dapat disebut dengan menggambar dekorasi atau menggambar ornamen seperti yang disebut di atas.
Sementara melansir dari laman Britannica, seni dekoratif adalah seni yang berkaitan dengan desain dan dekorasi objek yang terutama dihargai untuk kegunaannya, bukan untuk kualitas estetika murni mereka.
Fungsi Gambar Dekoratif
Penting juga untuk mengetahui fungsi gambar dekoratif secara pasti. Mengutip laman Liputan6, fungsi gambar dekoratif yang paling utama adalah sebagai hiasan. Meski demikian, terdapat dua fungsi penting gambar dekoratif, yakni sebagai ragam hias murni dan simbolis. Berikut penjelasannya;
Pada fungsi gambar dekoratif ini, umumnya gambar-gambar dekoratif dibuat hanya untuk menghias keindahan suatu bentuk. Penerapannya biasanya dilakukan pada alat-alat rumah tangga, arsitektur, atau transportasi.
Sementara pada fungsi ini, gambar dekoratif digunakan sebagai penghias suatu benda sekaligus mengusung nilai simbolis tertentu di dalamnya. Bentuk, motif dan penempatannya sangat ditentukan oleh norma-norma yang harus ditaati, untuk menghindari timbulnya salah pengertian akan makna atau nilai simbolis tersebut.
Contoh ragam hias ini misalnya motif kaligrafi, motif pohon hayat sebagai lambang kehidupan, motif burung phonik sebagai lambang keabadian, motif padma, swastika, lamak dan sebagainya.
Pola dalam Gambar Dekoratif
Gambar dekoratif juga memiliki pola tertentu pada masing-masing benda yang ditimpanya. Adapun beberapa pola dalam gambar dekoratif yang perlu Anda kenali di antaranya adalah:
1. Pola simetris. Pola simetris terbentuk dari susunan motif-motif ragam hias dengan keseimbangan dan bentuk yang sama dalam susunannya.
2. Pola asimetris. Pola asimetris terbentuk dari komposisi yang tidak berimbang, namun memiliki proporsi, komposisi dan kesatuan yang harmoni.
3. Pola tepi. Pola tepi terbentuk dari pengulangan bentuk sebelumnya dan digunakan untuk menghias bagian tepi.
4. Pola menyudut. Pola menyudut membentuk pola segi tiga dan umumnya memiliki bentuk ragam hias yang berbeda dan disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang sudah ada.
5. Pola gabungan. Pola gabungan merupakan pola ragam hias memusat bentuk coraknya berdiri sendiri dan biasanya gabungan dari beberapa ragam hias dan membentuk ragam hias baru.
6. Pola beraturan. Pola beraturan terbentuk dari bidang dan corak yang sama yang susunan polanya merupakan pengulangan dari bentuk sebelumnya dengan ukuran yang sama.
7. Pola tidak beraturan. Pola tidak beraturan, pola ini lebih bervariasi karena terdiri dari beberapa motif yang berbeda dan tidak mengikuti pola proporsi dan komposisi yang seimbang.
Jenis-jenis Gambar Dekoratif
Gambar dekoratif memiliki berbagai jenis yang dapat dibedakan berdasarkan motif dan bentuknya. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis gambar dekoratif:
1. Motif BinatangMotif binatang biasanya tidak menggambarkan bentuk asli secara detail, melainkan diolah menjadi lebih estetis. Contoh binatang yang umum digunakan adalah burung, gajah, dan kucing. Motif ini sering terlihat dalam seni tradisional seperti batik.
2. Motif TumbuhanMotif tumbuhan dapat berupa gambar bunga, daun, atau pohon, yang juga sering distilisasi untuk menambah keindahan. Contoh yang populer adalah bunga teratai yang sering digunakan dalam berbagai karya seni dekoratif.
3. Motif Benda-Benda AlamGambar dekoratif ini terinspirasi dari elemen alam seperti gunung, air, dan awan. Seniman dapat mengkreasikannya sesuai dengan imajinasi mereka, menciptakan pemandangan yang indah dan harmonis.
4. Motif GeometrisMotif geometris terdiri dari bentuk-bentuk dasar seperti lingkaran, segitiga, dan persegi. Pola-pola ini biasanya disusun dengan keteraturan untuk menciptakan komposisi yang menarik. Contoh penerapannya bisa dilihat pada kain mandala23.
5. Motif KreasiMotif ini merupakan hasil imajinasi dan tidak terikat pada bentuk nyata. Contohnya termasuk makhluk mitologi seperti naga atau putri duyung, yang memberikan kebebasan ekspresi bagi seniman.
6. Motif FiguratifMotif figuratif menggambarkan bentuk manusia atau karakter tertentu. Biasanya digunakan dalam seni pertunjukan atau sebagai bagian dari properti tari, seperti wayang kulit dalam budaya Indonesia.
7. Bentuk StilasiBentuk stilasi adalah penggambaran makhluk hidup yang disederhanakan namun tetap mempertahankan ciri khasnya. Ini sering digunakan untuk menciptakan ornamen yang lebih sederhana namun tetap menarik.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya