9 Makanan untuk Kesehatan Otak yang Baik Dikonsumsi, Bantu Tingkatkan Fungsinya
Merdeka.com - Terdapat berbagai macam jenis makanan untuk kesehatan otak yang bisa Anda konsumsi. Penting untuk selalu menjaga kondisi dan kemampuan otak Anda dengan berbagai cara, dan salah satunya adalah dengan asupan makanan yang tepat.
Sebagai pusat kendali tubuh Anda, otak bertugas untuk menjaga detak jantung dan pernapasan paru-paru dan memungkinkan Anda untuk bergerak, merasakan, dan berpikir. Itulah mengapa menjaga kesehatan otak sangat penting adanya.
Makanan yang Anda konsumsi dapat berperan dalam menjaga kesehatan otak dan dapat meningkatkan tugas mental tertentu, seperti memori dan konsentrasi. Berikut ini adalah beberapa daftar makanan untuk kesehatan otak yang patut Anda tingkatkan asupannya.
Dilansir dari healthline.com dan medicalewstoday.com, ini dia informasinya.
1. Ikan Berlemak
Makanan untuk kesehatan otak yang pertama adalah ikan berlemak. Ikan berlemak merupakan sumber yang baik dari asam lemak omega-3. Omega-3 membantu membangun membran di sekitar setiap sel dalam tubuh, termasuk sel-sel otak. Oleh karena itu, mereka dapat memperbaiki struktur sel-sel otak yang disebut neuron.
Contoh ikan berlemak yang mengandung omega-3 tingkat tinggi meliputi ikan salmon, ikan kembung, tuna, ikan haring, dan ikan sarden. Anda juga bisa mendapatkan omega-3 dari kedelai, kacang-kacangan, biji rami, dan biji-bijian lainnya.
2. Cokelat Hitam
Makanan untuk kesehatan otak yang kedua adalah cokelat hitam. Cokelat hitam mengandung kakao. Kakao mengandung flavonoid, sejenis antioksidan. Antioksidan sangat penting untuk kesehatan otak, karena otak sangat rentan terhadap stres oksidatif, yang berkontribusi terhadap penurunan kognitif terkait usia dan penyakit otak.
Flavonoid kakao baik untuk kesehatan otak. Menurut sebuah tinjauan, flavonoid dapat mendorong pertumbuhan neuron dan pembuluh darah di bagian otak yang terlibat dalam memori dan pembelajaran. Mereka juga dapat merangsang aliran darah di otak. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa komponen flavonoid cokelat dapat membalikkan masalah memori pada penelitian hewan.
3. Buah Beri
Makanan untuk kesehatan otak yang ketiga adalah buah beri. Seperti cokelat hitam, banyak buah beri mengandung antioksidan flavonoid. Penelitian menunjukkan bahwa hal ini lantas menjadikan buah beri menjadi makanan yang baik untuk otak. Antioksidan membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Antioksidan dalam buah beri termasuk anthocyanin, asam caffeic, catechin, dan quercetin.
Sebuah tinjauan ilmiah mencatat bahwa senyawa antioksidan dalam buah beri memiliki banyak efek positif pada otak, termasuk di antaranya meningkatkan komunikasi antara sel-sel otak, mengurangi peradangan di seluruh tubuh, meningkatkan plastisitas yang membantu sel-sel otak membentuk koneksi baru, meningkatkan pembelajaran dan memori, dan mengurangi atau menunda penyakit neurodegeneratif terkait usia dan penurunan kognitif. Buah beri kaya antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan otak meliputi stroberi, blackberry, bluberi, blackcurrant, dan murbei.
4. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian
Makanan untuk kesehatan otak yang keempat adalah kacang-kacangan dan biji-bijian. Mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian baik untuk otak, karena makanan ini mengandung asam lemak omega-3 dan antioksidan. Asupan kacang yang lebih tinggi secara keseluruhan dikaitkan dengan fungsi otak yang lebih baik di usia tua.
Kacang-kacangan dan biji-bijian juga merupakan sumber yang kaya akan antioksidan vitamin E, yang melindungi sel dari stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Seiring bertambahnya usia, otak sangat mungkin terkena bentuk stres oksidatif ini, dan oleh karena itu vitamin E dapat mendukung kesehatan otak nantinya.
Penelitian juga mengemukakan bahwa vitamin E juga dapat berkontribusi untuk meningkatkan kognisi dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Kacang-kacangan dan biji-bijian dengan jumlah vitamin E tertinggi meliputi biji bunga matahari, kacang almond, dan kacang hazel.
5. Gandum Utuh
Makanan untuk kesehatan otak yang kelima adalah gandum utuh. Mengonsumsi gandum utuh adalah cara lain untuk mendapatkan manfaat dari efek vitamin E. Makanan dengan gandum meliputi beras merah, jelai, gandum bulgur, havermut, roti gandum utuh, dan pasta gandum utuh.
6. Alpukat
Makanan untuk kesehatan otak yang keenam adalah alpukat. Sebagai sumber lemak tak jenuh yang sehat, alpukat dapat mendukung kesehatan dan fungsi otak.
Makan lemak tak jenuh tunggal dapat mengurangi tekanan darah, dan tekanan darah tinggi dikaitkan dengan penurunan kognitif. Jadi, dengan mengurangi tekanan darah tinggi, lemak tak jenuh dalam alpukat dapat menurunkan risiko penurunan kognitif.
7. Brokoli
Makanan untuk kesehatan otak yang ketujuh adalah brokoli. Selain sebagai sumber serat makanan rendah kalori, brokoli juga baik untuk kesehatan dan fungsi otak. Brokoli kaya akan senyawa yang disebut glukosinolat. Ketika tubuh memecah ini, mereka menghasilkan isothiocyanates.
Isothiocyanates dapat mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif. Brokoli juga mengandung vitamin C dan flavonoid, dan antioksidan ini dapat lebih meningkatkan kesehatan otak seseorang.
8. Telur
Makanan untuk kesehatan otak yang kedelapan adalah telur. Telur merupakan sumber yang baik dari beberapa nutrisi yang terkait dengan kesehatan otak, termasuk vitamin B6 dan B12, folat, dan kolin. Kolin adalah mikronutrien penting yang digunakan tubuh Anda untuk membuat asetilkolin, neurotransmitter yang membantu mengatur suasana hati dan memori.
Penelitian menemukan bahwa asupan kolin yang tinggi dikaitkan dengan memori dan fungsi mental yang lebih baik. Namun demikian, banyak orang tidak mendapatkan cukup kolin dalam makanan mereka. Makan telur adalah cara mudah untuk mendapatkan kolin, mengingat kuning telur adalah salah satu sumber nutrisi yang paling terkonsentrasi.
Selain itu, vitamin B yang ditemukan dalam telur juga memiliki beberapa peran dalam kesehatan otak. Telur dapat membantu memperlambat perkembangan penurunan mental pada orang dewasa yang lebih tua dengan menurunkan kadar homosistein, asam amino yang dapat dikaitkan dengan demensia dan penyakit Alzheimer.
9. Produk Kedelai
Makanan untuk kesehatan otak yang kesembilan adalah produk kedelai. Produk kedelai kaya akan kelompok antioksidan tertentu yang disebut polifenol. Penelitian telah menghubungkan polifenol dengan penurunan risiko demensia dan peningkatan kemampuan kognitif dalam proses penuaan reguler.
Produk kedelai mengandung polifenol yang disebut isoflavon, termasuk daidzein dan genistein. Bahan kimia ini bertindak sebagai antioksidan, memberikan berbagai manfaat kesehatan di seluruh tubuh.
(mdk/edl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya